Minggu, Mei 19, 2024
Beranda PERISTIWA Lamtim Mulai Distribusikan SPPT PBBP2

Lamtim Mulai Distribusikan SPPT PBBP2

perspektiflampung.com-Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Badan Pendapatan Daerah mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2).
Peluncuran (Lounching) pendistribusian SPT PBB P2 tersebut dipimpin langsung Bupati Lamtim M.Dawam Rahardjo di halaman Kantor Bapenda, Rabu (24/04/2024).
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga melepas Satuan Tugas (Satgas) Pajak yang siap mendistribusikan SPPT kepada seluruh wajib pajak yang tersebar di 24 kecamatan.
Saat menyampaikan pengarahannya M.Dawam Rahardjo mengatakan, pajak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan suatu negara atau daerah dan pemerintahannya.
Selain itu, sektor pajak sangat diharapkan menjadi mesin utama sumber pembiayaan dan akselerasi pembangunan daerah di Kabupaten Lampung Timur.
“Salah satu pajak daerah yang potensial adalah PBB P2,”jelas M.Dawam didampingi Kepala Bapenda Lamtim Agus Firmansyah Lukman.
Dilanjutkan, hingga saat ini masih ada sejumlah obyek PBB P2 yang belum tergali secara maksimal.
Karenanya, kepada para Satgas Pajak, M.Dawam mengingatkan agar memastikan perencaan kegiatan yang baik sebelum turun lapang. “Satgas Pajak jangan neko-neko saat melaksnakan kewajibannya,”pesan M.Dawam.
 Dilanjutkan, tahun 2023 lalu pendapatan asli daerah (PAD) ditagetkan Rp210 miliar. Sedangkan, tahun ini meningkat menjadi Rp220 miliar.
“Dengan mulai  didistrisbusikannya SPT diharapkan dapat mempercepat realiasi penerimaan dari PBB P2 dan muaranya target PAD dapat tercapai,”lanjut M.Dawam dalam acara yang juga dihadiri Asisten 3 Wirham Riadi dan Inspektur Inspektorat Tarmizi.
M.Dawam mengingatkan jajarannya agar meningkatkan disiplin dan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Kesempatan yang sama Kepala Bapenda Lamtim Agus Firmansyah Lukman menjelaskan, guna mencapai ketetapan PBB tahun 2024 Bapenda akan berkoordinasi dengan camat dan kepala desa di wilayah kerja masing-masing.
 “Kami berharap para camat dan kepala desa memberikan penjelasan kepada wajib pajak untuk berpartisipasi melunasi PBB P2 sebelum jatuh tempo,”harap Agus Firmansyah Lukman. (rip).
perspektiflampung.com-Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Badan Pendapatan Daerah mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2).
Peluncuran (Lounching) pendistribusian SPT PBB P2 tersebut dipimpin langsung Bupati Lamtim M.Dawam Rahardjo di halaman Kantor Bapenda, Rabu (24/04/2024).
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga melepas Satuan Tugas (Satgas) Pajak yang siap mendistribusikan SPPT kepada seluruh wajib pajak yang tersebar di 24 kecamatan.
Saat menyampaikan pengarahannya M.Dawam Rahardjo mengatakan, pajak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan suatu negara atau daerah dan pemerintahannya.
Selain itu, sektor pajak sangat diharapkan menjadi mesin utama sumber pembiayaan dan akselerasi pembangunan daerah di Kabupaten Lampung Timur.
“Salah satu pajak daerah yang potensial adalah PBB P2,”jelas M.Dawam didampingi Kepala Bapenda Lamtim Agus Firmansyah Lukman.
Dilanjutkan, hingga saat ini masih ada sejumlah obyek PBB P2 yang belum tergali secara maksimal.
Karenanya, kepada para Satgas Pajak, M.Dawam mengingatkan agar memastikan perencaan kegiatan yang baik sebelum turun lapang. “Satgas Pajak jangan neko-neko saat melaksnakan kewajibannya,”pesan M.Dawam.
 Dilanjutkan, tahun 2023 lalu pendapatan asli daerah (PAD) ditagetkan Rp210 miliar. Sedangkan, tahun ini meningkat menjadi Rp220 miliar.
“Dengan mulai  didistrisbusikannya SPT diharapkan dapat mempercepat realiasi penerimaan dari PBB P2 dan muaranya target PAD dapat tercapai,”lanjut M.Dawam dalam acara yang juga dihadiri Asisten 3 Wirham Riadi dan Inspektur Inspektorat Tarmizi.
M.Dawam mengingatkan jajarannya agar meningkatkan disiplin dan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Kesempatan yang sama Kepala Bapenda Lamtim Agus Firmansyah Lukman menjelaskan, guna mencapai ketetapan PBB tahun 2024 Bapenda akan berkoordinasi dengan camat dan kepala desa di wilayah kerja masing-masing.
 “Kami berharap para camat dan kepala desa memberikan penjelasan kepada wajib pajak untuk berpartisipasi melunasi PBB P2 sebelum jatuh tempo,”harap Agus Firmansyah Lukman. (rip).
perspektiflampung.com-Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Badan Pendapatan Daerah mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2).
Peluncuran (Lounching) pendistribusian SPT PBB P2 tersebut dipimpin langsung Bupati Lamtim M.Dawam Rahardjo di halaman Kantor Bapenda, Rabu (24/04/2024).
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga melepas Satuan Tugas (Satgas) Pajak yang siap mendistribusikan SPPT kepada seluruh wajib pajak yang tersebar di 24 kecamatan.
Saat menyampaikan pengarahannya M.Dawam Rahardjo mengatakan, pajak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan suatu negara atau daerah dan pemerintahannya.
Selain itu, sektor pajak sangat diharapkan menjadi mesin utama sumber pembiayaan dan akselerasi pembangunan daerah di Kabupaten Lampung Timur.
“Salah satu pajak daerah yang potensial adalah PBB P2,”jelas M.Dawam didampingi Kepala Bapenda Lamtim Agus Firmansyah Lukman.
Dilanjutkan, hingga saat ini masih ada sejumlah obyek PBB P2 yang belum tergali secara maksimal.
Karenanya, kepada para Satgas Pajak, M.Dawam mengingatkan agar memastikan perencaan kegiatan yang baik sebelum turun lapang. “Satgas Pajak jangan neko-neko saat melaksnakan kewajibannya,”pesan M.Dawam.
 Dilanjutkan, tahun 2023 lalu pendapatan asli daerah (PAD) ditagetkan Rp210 miliar. Sedangkan, tahun ini meningkat menjadi Rp220 miliar.
“Dengan mulai  didistrisbusikannya SPT diharapkan dapat mempercepat realiasi penerimaan dari PBB P2 dan muaranya target PAD dapat tercapai,”lanjut M.Dawam dalam acara yang juga dihadiri Asisten 3 Wirham Riadi dan Inspektur Inspektorat Tarmizi.
M.Dawam mengingatkan jajarannya agar meningkatkan disiplin dan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Kesempatan yang sama Kepala Bapenda Lamtim Agus Firmansyah Lukman menjelaskan, guna mencapai ketetapan PBB tahun 2024 Bapenda akan berkoordinasi dengan camat dan kepala desa di wilayah kerja masing-masing.
 “Kami berharap para camat dan kepala desa memberikan penjelasan kepada wajib pajak untuk berpartisipasi melunasi PBB P2 sebelum jatuh tempo,”harap Agus Firmansyah Lukman. (rip)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Iklan

Iklan

Most Popular

Recent Comments