Tolak RUU Kontroversi, Mahasiswa Unjukrasa ke DPRD

0
656

Perspektifllampung.com-Seperti halnya di daerah lain, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berunjuk rasa ke DPRD Kota Metro, Kamis (26/9). Elemen mahasiswa menyatakan menolak pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) yang menuai kontroversi,  seperti Rancangan KUHP dan RUU KPK.

       Dalam orasinya di depan Gedung DPRD Kota Metro, perwakilan mahasiswa menyerukan, sebagai bentuk penolakan terhadap RUU yang menuai kontroversi, seperti Rancangan KUHP dan RUU KPK, mahasiswa meminta pemerintah untuk membahas kembali pasal-pasal bermasalah pada RKUHP, merevisi UU KPK yang baru disahkan, serta menolak pelemahan pemberantasan korupsi. “Kami juga menuntut adanya tindakan tegas terhadap oknum-oknum pembakar lahan hutan, serta mencabut izin perusahaan yang membakar lahan serta hutan di Indonesia karena memberi dampak ISPA pada masyarakat,” kata Zubir Idham, salah seorang koordinator aksi unjuk rasa. 

       Senada, Ridho dari Aliansi Mahasiswa Metro juga mendesak pemerintah mencabut RUU Ketenagakerjaan,  karena tidak berpihak kepada tenaga kerja. “Mahasiswa  mendorong proses demokrasi serta menghentikan penangkapan aktivis di berbagai sektor,” ucapnya.

       Menanggapi tuntutan mahasiswa, DPRD Kota Metro berjanji akan menyampaikan aspirasi mahasiswa melalui jalur masing-masing fraksi ke DPR RI. “Tidak ada hubungan langsung antara DPRD dengan DPR RI terkait pembahasan RUU karena berbeda tupoksi. Namun, kami bisa menyampaikan melalui jalur fraksi masing-masing partai politik (parpol),” kata Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Metro, Anna Morinda. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here