PERSPEKTIFLAMPUNG-Pembangunan bidang fisik atau infrastruktur masih mendominasi dalam pembangunan di Kecamatan Metro Barat tahun 2018, dengan alokasi anggaran sekitar Rp 10.785.350.000.
Hal itu, terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Metro Barat, yang dipusatkan di Balai Kelurahan Ganjaragung Metro Barat, Selasa (6/2). “Dalam rekapitulasi anggaran pembangunan tahun 2018, alokasi untuk bidang fisik atau infrastruktur mencapai Rp 10.785.350.000,” kata Walikota Metro Achmad Pairin.
Sedangkan, lanjut dia, untuk bidang ekonomi sebesar Rp 1.744.491.222, dan bidang sosial budaya sebanyak Rp 3.713.641.000. “Setelah mendengar beberapa laporan, usulan pembangunan memang lebih kepada infrastruktur jalan, pembangunan kantor, dan drainase. Musrenbang ini juga sangatlah penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah, dengan harapan usulan-usulan dan aspirasi setiap kelurahan dapat terakomodir dan alokasi pembangunan dapat merata di seluruh Kota Metro,” lanjut dia.
Menurut Pairin, Musrenbang difokuskan untuk perencanaan pembangunan pada semua bidang, dengan menerapkan sistem musyawarah terbuka antara pemerintah daerah dengan perwakilan masyarakat. Karenanya, dalam kegiatan tersebut diharapkan, dapat diketahui dengan jelas apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga pembangunan akan diutamakan pada kebutuhan prioritas. (Fri)





