PERSPEKTIFLAMPUNG-Pemerintah Kota Metro mengklaim pendapatan pada ABPD selama tahun anggaran 2017 terjadi surplus neraca sebesar Rp. 54, 17 miliar.
Itu diungkapkan Walikota Metro Achmad Pairin, pada Rapat Paripurna DPRD setempat, dengan agenda Penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017, Kamis (5/7). “Surplus tersebut dikalkulasi dengan pembiayaan netto sebesar Rp 52,15 miliar, maka pada perhitungan realisasi anggaran tahun 2017 diperoleh nilai sisa lebih pembiayaan anggaran atau Silpa sebesar Rp 106,33 miliar lebih,” kata Achmad Pairin.
Lanjut Pairin, Silpa sebesar Rp 106,33 miliar tersebut terdiri dari, silpa pada kas daerah sebesar Rp 93,3 miliar, silpa pada BLUD RSU Ahmad Yani sebesar Rp 11,45 miliar, silpa pada kas BLUD Puskesmas sebesar Rp. 1,19 miliar, silpa dana JKN pada Puskesmas non BLUD sebesar Rp 218,09 juta, serta Silpa pada kas bendahara BOS sebesar Rp 125,2 juta..
Menurut Achmad Pairin, Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 disusun dan disajikan berdasarkan Laporan Keuangan Pemkot Metro tahun 2017, dan telah diaudit oleh BPK RI serta telah melalui proses audit yang cukup panjang. “Pemerintah Kota Metro telah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2017 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-8 kalinya,” paparnya.
Sedangkan, realisasi Pendapatan Asli Derah (PAD) selain berasal dari penerimaan pajak dan retribusi daerah, juga berasal dari Realisasi Pendapatan BLUD RSUD Ahmad Yani dan BLUD Puskesmas serta dana JKN pada Puskesmas non BLUD.
Pada bagian lain, Achmad Pairin juga menjelaskan, tahun 2017 merupakan tahun ketiga penerapan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual yang terdapat pada neraca dan laporan operasional. Neraca Pemerintah Kota Metro sampai dengan 31 Desember 2017, nilai total aset Pemerintah Kota Metro sebesar Rp 2,01 triliun, nilai kewajiban sebesar Rp 31,9 miliar dan nilai ekuitas sebesar Rp 1,98 triliun.
Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, juga dihadiri oleh para anggota DPRD, jajaran Forkopimda, serta Kepala SKPD di lingkungan Pemkot Metro. (*)




