“Perang terhadap Narkoba” Caleg Partai Berkarya Bebas Narkoba

0
1039
foto ist

PERSPEKTIF-Partai Berkarya menjamin seluruh Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Berkarya bebas dari penyalahgunaan Narkoba.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jendral (Sekjen) partai Berkarya, H. Priyo Budi Santoso saat menghadiri kunjungan Safari Digital Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat di Jakarta, Kamis (4/10).

Dijelaskan Priyo Budi Santoso, Sejak awal penjaringan Caleg Partai Berkarya, telah di tetapkan bahwasanya seluruh caleg Partai Berkarya harus bebas dari Penyalahgunan Narkoba. Partai Berkarya menyimpulkan hal tersebut di sebabkan keprihatinan makin maraknya peredaran dan penyalahgunan narkoba  di Indonesia. “Indonesia menjadi sasaran empuk peredaran narkoba, yang sebagian besar dari Tiongkok,” terang Priyo Budi Santoso.

Ditambahkannya, peredaran Narkoba yang masuk ke Indonesia yang berhasil diamankan mencapai ratusan ton, barang tentu yang belum berhasil diamankan jumlahnya lebih besar. Untuk mencegah peredaran narkoba di Indonesia, harus terus dilakukan upaya antisipasi dan tindakan tegas bagi pelaku pengedar, Bandar maupun distributor. “Para gembong narkoba harus dihukum seberat-beratnya dengan hukuman maksimal, untuk mendapatkan efek jera. Sebab, bila tidak, Indonesia akan selamanya menjadi target empuk peredaran jaringan narkoba internasional,” ujar Priyo Budi Santoso

Partai Berkarya sebagai salah satu peserta pemilu 2019, dalam upaya memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba salah satunya dengan menetapkan caleg harus terbebas dari Narkoba. “Saya sebagai Sekjen sudah mengingatkan agar caleg dari partai Berkarya agar tidak coba-coba menyentuh barang haram tersebut, sekali diketahui aka dilakukan tindakan tegas,” terang Priyo Budi Santoso.

Sementara itu, pada pertemuan Safari Digital tadi, rombongan SMSI diwakili Sekjen SMSI Firdaus, Direktur Pemberitaan Ramon Damora, wartawan senior Aat Surya Syafaat. Adapun dari Partai Berkarya, selain Sekjen Priyo Budi Santoso, juga tampak antara lain Ketua DPP Dr Hj Maria Zuraida dan Bendahara Umum Hj Neneng A. Tuty SH. (rils/red).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here