Perspektiflampung.com-Sebagian besar lahan di Kabupaten Lampung Timur adalah lahan pertanian dan sebagian besar penduduk Lampung Timur pun bekerja di sektor tersebut. Kabupaten Lampung Timur juga merupakan salah satu sentra produksi padi dan penyumbang beras terbesar ke dua di Provinsi Lampung.
Dimana produksi pertanian tanaman pangan Kabupaten Lampung Timur khususnya padi. Saat ini, luas areal sawah di Lamtim mencapai 63.044 hektar dengan total produksi pada tahun 2017 mencapai 700.233 ton.
Sementara di tahun 2018 2018 produksi panen padi telah mencapai 627.450 ton. Namun, itu baru dari hasil panen perioede Januari hingga Oktober 2018. Sedangkan, bila ditambah dengan panen periode November dan Desember maka hasilnya akan melebihi produksi 2017.Selain padi, pada sektor pertanian tanaman pangan pun mampu memproduksi jagung, kedelai, dan ubi kayu dengan kualitas yang terbaik.

Selanjutnya, pada sub sektor hortikultura, Kabupaten Lampung Timur mampu memproduksi cabai, kacang panjang, tomat, pepaya, jeruk keprok, nanas, semangka, alpukat, dan pisang. Produk unggulan adalah Pisang Cavendish, yang merupakan produk ekspor unggulan daerah, diproduksi oleh PT. National Tropical Farm di Kecamatan Labuhan Ratu, dan saat ini telah diekspor ke beberapa negara.
Chusnunia menjelaskan, untuk mengoptimalkan potensi pertanian dan kemandirian petani guna mendukung kedaulatan pangan daerah dan nasional. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah membangun sarana dan prasarana infrastruktur pendukung berupa sumur bor pertanian dan perkebunan pada Tahun 2017 sebanyak 67 unit, jalan usaha tani 9 ruas, jalan produksi 1 ruas. Kemudian Pemerintah kabupaten Lamtim juga telah memberikan beberapa bantuan alat pertanian yaitu tractor roda dua sebanyak 171 unit, tractor roda dua potari 4 unit, alat tanam jagung 152 unit, appo perkebunan 5 unit, terpal perkebunan 67 unit, insektisida tembakau sebanyak 85 liter, fungisida tembakau 100 kg, benih padi hibrida 22.500 kg, benih hibrida sebanyak 91.250 kg, kemudian benih padi flazton sebanyak 75.000 kg. Keseluruhan bantuan tersebut disalurkan untuk 514 kelompok tani yang ada.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Lampung Timur M.Yusuf HR menjelaskan, keberhasilan peningkatan roduksi padi tersebut berkat berbagai inovasi yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur di bawah kepemimpinan Bupati Chusnunia dan Wakil Bupati Zaiful Bokhari. Antara lain, melalui festival panen padi, festival tani makmur dan penyaluran bantuan alat mesin pertanian.
Upaya lain, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur juga menjalin kerjasama dengan perbankan dalam pengembangan Kluster padi di Desa Bumiharjo Kecamatan Batanghari. Dengan adanya kerjasama tersebut, Pemkab Lamtim berharap dapat meningkatkan produktivitas lahan sehingga mampu menstabilkan inflasi daerah. Keuntungan lain. “Dengan produktivitas meningkat maka kesejahteraan petani juga ikut meningkat,”jelas M. Yusuf HR
Sebagai wujud dukungan atas program pengembangan kluster padi, Pemkab Lamtim juga akan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian. Baik itu, SDM penyuluh maupun petaninya. (adv)







