Syahrul Bahri : Jangan Rusak Simbol Desa Kami

0
955

PERSPEKTIFLAMPUNG –  Perseteruan antara Desa Gunung Tiga, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) mencapai puncaknya.

Hal itu lantaran warga desa gunung tiga yang menuntut simbol gunung yang berada di Desa Marga Mulya, Kecamatan Bumi Agung tidak dibongkar.

Dari informasi yang berkembang, permasalahan tersebut sudah hampir tiga bulan, namun belum menemui titik terang. Padahal masyarakat hanya menginginkan dari pihak perusahaan tidak menggusur gunung yang memang sudah menjadi titik simbol desa tersebut.

Menurut keterangan Ketua Forum Desa Gunung Tiga, H. Syahrul Bahri dilokasi menjelaskan kami di sini hanya ingin pihak perusahaan untuk tidak menggusur dan menggali potensi alam yang dimiliki desa Gunung Tiga.

” Kami tidak mempermasalahkan ijin atau kesepakatan yang sudah ada, tetapi kami ingin cagar budaya dan simbol desa Gunung Tiga agar tidak diratakan dari pihak perusahaan,” ujarnya, Rabu (2/1).

Lebih lanjut kata dia, apabila perusahaan masih melanjutkan pengerjaan di gunung, masyarakat Desa Gunung Tiga akan menjaga dan mengawasi di lokasi.

” Selain kami mempertahankan simbol gunung, disampingnya itu kami meminta untuk di sahkan dan ditandatangani oleh pihak perusahaan agar tidak melanjutkan pengerjaan yang berada di gunung, karena lokasi gunung itu masuk dalam peta desa gunung tiga,”tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Lamtim H. Zaiful Bokhari menyampaikan dihadapan ratusan masyarakat yang memadati lokasi, pemkab Lamtim berjanji akan segera  menyelesaikan perseteruan yang di alami desa Gunung Tiga secepatnya.

” Ini akan kita selesaikan dengan secepatnya dengan mengedepankan secara musyawarah dan menyikapi dengan kepala dingin,” janjinya.

Senada dengan Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantara S,I.K menyampaikan untuk masyarakat Desa Gunung Tiga dapat menjaga keamanan, dan jangan memanas keadaan serta tidak  mengambil tindakan yang memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita sikapi permasalahan ini dengan kepala dingin dan duduk bersama,”pintanya.

Namun sampai saat ini dari pihak keamanan sudah mulai meninggalkan lokasi perseteruan antara masyarakat Desa Gunung Tiga dengan pihak perusahaan. (*/Rls/wyn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here