Perspektiflampung.com-Kalangan DPRD Kota Metro berjanji akan memperjuangkan kegiatan rehab rumah ibadah, dalam reses putaran terakhir, yang digelar akhir bulan Maret 2019.
Seperti diungkapka anggota DPRD Kota Metro asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yulianto, saat mengadakan reses di rumah pribadinya di bilangan Kelurahan Yosorejo Metro Timur, Jumat (29/3) malam. Menurut dia, dalam reses kali ini, pihaknya mencoba mengakomodir usulan masyarakat yang belum terealisasi pada APBP Kota Metro tahun 2019. “Kami mencoba, mengakomodir usulan yang belum terlaksana agar dapat tercover pada Perubahan APBD tahun 2019 mendatang,” kata Yulianto.
Adapun, kata dia, usulan yang belum terakomodir, di antaranya kegiatan rehab rumah ibadah. Baik itu rumah ibadah umat muslim seperti musholla dan masjid, juga rumah ibadah agama lainnya. “Kalau untuk kegiatan infrastruktur sepertinya sebagian besar sudah terakomodir, karenanya kami mencoba fokus pada pembangunan rumah ibadah,” ungkapnya.
Sementara, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, DPRD Kota Metro menjadualkan masa reses pada akhir bulan Maret 2019. Menariknya, bila sebelumnya pelaksanaan reses dilaksanakan oleh para legislator sesuai dengan daerah pemilihan (Dapil) masing-masing, tetapi kali ini reses dilaksanakan di rumah masing-masing anggota dewan.
Diketahui, guna meningkatkan peran dan fungsi rumah ibadah, baik sarana dan prasarana, Pemkot Metro menggelontorkan dana hibah bagi rumah ibadah yang ada. “Jumlah keseluruhan rumah ibadah yang akan menerima hibah sebanyak 68 lokasi se Kota Metro. Yang terbagi untuk Kecamatan Metro Pusat sebanyak 18 titik, Metro Timur 11 titik, Kecamatan Metro Barat 11 titik, Kecamatan Metro Utara 14 titik dan Kecamatan Metro Selatan sejumlah 14 titik rumah Ibadan,” kata Plt Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Subehi.(*)





