Perspektiflampung.com-Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) senilai Rp 9,6 miliar. Bantuan tersebut, merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.
Penyerahan bantuan BSPS yang dipusatkan di LEC Kecamatan Seputih Surabaya, Kamis (4/4), juga sekaligus dilaksanakan sosialisasi Program BSPS bagi para penerima bantuan se-Lampung Tengah.
Menurut Loekman Djoyosoemarto, bantuan total sebesar Rp 9,6 miliar tersebut, dialokasikan bagi 548 orang warga, dengan jumlah bantuan masing-masing Rp 17.500.000, dengan perincian sebesar Rp 15 juta untuk pembelian bahan bangunan, dan sisanya untuk upah tukang. “Program BSPS tidak dipungut biaya karena langsung masuk ke rekening penerima, dan tidak bisa dicairkan kecuali untuk membeli bahan bangunan dan upah tukang,” kata Loekman.
Ia meneruskan, besaran bantuan tersebut tidaklah mungkin mampu membangun rumah layak huni untuk masyarakat. Namun, hal itu bisa terwujud apabila dikerjakan dengan gotong royong, sesuai dengan apa yang menjadi keutamaan Kabupaten Lampung Tengah, agar terlaksananya program tersebut. “Jadi diperlukan keterlibatan masyarakat melalui kegiatan gotong-royong dalam mewujudkan program tersebut,” imbuhnya.
Dikatakannya, Kabupaten Lampung Tengah merupakan daerah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak di Provinsi Lampung, karenanya Pemkab juga akan memberikan bantuan seluas-luasnya dalam mensukseskan program BSPS tersebut. “Saya berharap penerima bantuan dapat menerima dan melaksanakan program BSPS sesuai petunjuk teknis yang ada,” ungkapnya. (Adv)







