Perspektiflampung.com-Kalangan DPRD Kota Metro mengingatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, soal kegiatan untuk memperoleh rekor MURI, agar dilaksanakan on time alias tepat waktu.
Hal itu, diungkapkan oleh anggota Komisi II DPRD Kota Metro asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yulianto. Menurut dia, pihaknya mengingatkan jika menggelar kegiatan yang melibatkan anak-anak usia TK dan Kober, agar selesai sebelum jam 9 pagi. “Saya ingatkan, agar acara tersebut selesai sebelum jam 9 pagi, kata Yulianto, Jumat (28/6).
Ia melanjutkan, pihaknya akan meminta penjelasan dan jaminan dari pejabat Dinas Dikbud Kota Metro terkait pelaksanaan kegiatan agar tepat waktu. “Ini, agar kejadian serupa yang pernah terjadi beberapa waktu lalu, tidak terulang kembali,” tegasnya.
Menurut dia, melalui pesan WhatsApp, pihaknya sudah melakukan klarifikasi kepada pejabat Disdikbud Kota Metro, dan Disdik berjanji jam 10 pagi kegiatan tersebut sudah selesai. “Disdik memastikan jam 10 pagi acara itu sudah selesai,” ucapnya.
Diketahui, hanya karena mengejar prestise, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro akan mengerahkan ribuan anak TK dan Kelompok Belajar (Kober) untuk mendapatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).
Keterangan yang berhasil dihimpun, kegiatan yang dikemas dengan Gerakan Gemar Menabung untuk memperoleh rekor MURI tersebut, akan diselenggarakan pada awal bulan Agustus mendatang, dengan melibatkan ribuan anak TK dan Kober. (*)




