Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro Hery Wiratno mengatakan pada musim tanam rendeng tahun ini, dari luas lahan sawah 2.948 hektar di Kota Metro dapat menanam padi seluas 2.918 hektar (98,98%). “Dan, sampai dengan musim tanam ini, para petani telah mampu menanam padi selama 4 kali berturut-turut dengan produktivitas yang cukup baik yaitu berkisar antara 6,4 – 7,2 ton per hektar Gabah Kering Panen,” paparnya.
Lanjutnya, dengan luas lahan sawah 2.948 hektar, dengan rata-rata produktivitas 6,4 ton per hektar, maka target produksi pada tahun 2021 diprediksi sekitar 35.545,6 ton gabah kering panen. “Itu terbagi pada musim tanam I seluas 2.923 hektar dan musim tanam II seluas 2.631,5 hektar,” urainya.
Kesempatan sama, Walikota Metro, Wahdi menyebutkan, pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh dalam pembangunan sektor pertanian dan telah berkomitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan serta kesejahteraan petani. “Saya minta para jajaran, agar dapat memberikan berbagai kemudahan kepada para petani dalam mendapatkan sarana produksi dan mengurangi biaya produksi. Hal itu dapat dilakukan dengan berkoordinasi, bimbingan dan pengawalan menyediakan subsidi benih, pupuk bersubsidi, alat. Serta pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang rendah yaitu 5% per tahun. “Tak lupa Hasil produksi para petani harus pula dihargai sesuai dengan patokan harga pasar yang wajar,” harapnya.(ga)






