Sabtu, Desember 4, 2021
Beranda HUKUM & KRIMINAL Belasan Tahun Perkosa Anak Kandung, Tersangka Babak Belur

Belasan Tahun Perkosa Anak Kandung, Tersangka Babak Belur

     BbPerspektiflampung.com – Perkosa anak kandung sejak masih sekolah, Her (60) warga Kecamatan Pekalongan Lampung Timur babak belur dipukuli masa, Rabu (31/8/2021).

Pelaku memperkosa MV (31) terakhir kali pada 24 Agustus 2021 di rumah pelaku di Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan.

Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky A. Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Ferdiansyah menjelaskan pelaku memperkosa korban sekitar pukul 02.30 saat korban sedang tertidur dalam kamar.

Pelaku langsung masuk kedalam kamar yang tidak terkunci. Korban yang merasa ada yang menjamah tubuhnya langsung terbangun dan berusaha melakukan perlawanan.

Pelaku takut aksinya gagal, langsung mengancam korban menggunakan sebilah golok. Perbuatan pelaku dilakukan kembali pada 27 Agustus 2021 sekitar pukul 15.30. “Pelaku berusaha melakukan pemerkosaan kembali namun korban sempat melarikan diri keluar kamar,” kata AKP Ferdiansyah.

Korban berusaha keluar dari dalam kamar dan lari ke ruang tamu, pada waktu bersamaan tetangga pelaku datang untuk berkunjung.

Pelaku langsung melarikan diri khawatir korban bercerita dengan tamunya tersebut. Kejadian tersebut kemudian di laporkan ke Mapolsek Pekalongan.

DA suami korban dan warga sekitar yang mengetahui perilaku bejat pelaku berusaha melakukan pencarian. Pelaku akhirnya di temukan warga saat bersembunyi di salah satu gubuk perladangan milik warga.

Warga kemudian menyerahkan pelaku ke keluarganya, setelah mendengar perbuatan pelaku warga langsung memukuli pelaku. Pada saat bersamaan anggota Polsek Pekalongan yang sedang patroli mendapat informasi tersebut langsung mendatangi rumah pelaku dan mengamankan ke Mapolsek Pekalongan. “Pelaku sempat melarikan diri dan tidak pulang ke rumah sebelum ditemukan warga,” kata AKP Ferdiansyah.

Lebih lanjut selain mengamankan tersangka, turut diamankan barang bukti golok, keris dan pakaian korban. “Tersangka diancam pasal 81 UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan pasal 285 KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun,,” pungkas AKP Ferdiansyah.

Ditemui di Mapolsek Pekalongan Her mengakui perbuatannya. Perbuatan tersebut dilakukan karena ditinggal istri bekerja sebagai TKW di Taiwan. (Fri)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments