Minyak Goreng Langka, Bupati Lampung Timur Sidak Gudang Distributor

0
3868
       Perapektiflampung.com (Lampung Timur) – Stok minyak goreng milik PT Fajar Lestari selalu distributor minyak goreng yang berada di Desa Adirejo Kecamatan Pekalongan sudah lama kosong.
       Minyak goreng di Lampung Timur saat ini mengalami kelangkaan. Pemkab Lampung Timur dan Polres Lampung Timur melakukan pengecekan ke gudang distributor untuk mengetahui penyebab terjadinya kelangkaan minyak goreng di Lampung Timur.
       Bupati Lampung Timur, M Dawam Rahardjo didampingi Kepala BPKAD, Irham Wiryadi, Inspektur Ahmad Zainudin, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Verzanita Hasan didampingi Ariesta Kabid perdagangan, Camat Pekalongan Selamet Haryanto dan Sat Reskrim Polres Lampung Timur, meninjau langsung keberadaan gudang tersebut, Rabu (16/2/2022).
       Sri Rosmiyati staf administrasi PT Fajar Lestari menjelaskan, minyak goreng di kirim oleh produsen pada akhir Januari lalu sebanyak 2000 liter. Minyak makan tersebut di distribusikan ke Kecamatan Way Jepara, Purbolinggo, Pekalongan, sebagian ke Kota Metro dan Bandarjaya Lampung Tengah.
       M. Dawam Rahardjo mengatakan, berdasarkan informasi dari kementerian perdagangan, terdapat gudang distributor di Lampung Timur. Untuk memastikan ada tidaknya minyak goreng di gudang distributor, Pemkab Lamtim bersama Polres Lampung Timur melakukan sidak ke gudang distributor.
       “Sidak untuk memastikan ada tidaknya minyak goreng di gudang distributor” kata M. Dawam Rahardjo.
       Ditambahkannya, dari hasil sidak ke gudang, kenyataannya tidak ada stok minyak goreng. “Kita belum mengetahui yang mana yang benar, apakah memang tidak ada di gudang atau tidak ada pengiriman dari produsen,” kata M. Dawam Rahardjo.
       Lebih lanjut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung Timur mendapat informasi dari kementerian perdagangan, minyak goreng sudah dikirim dari produsen ke Distributor. “Informasi dari kementrian adanya pengiriman minyak goreng dari produsen ke distributor, entah di kirim kemana kenyataan di gudang tidak ada,” kata M. Dawam Rahardjo. (Fri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here