Perspektiflampung.com (Lampung Timur) – Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur kembali dapat pasokan 10.000 liter minyak goreng curah, Kamis (7/4/2022).
Sebelumnya pasokan minyak goreng curah dipasok sebanyak 6.000 liter saat kunjungan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat meninjau operasi pasar minyak goreng di Desa Taman Cari Kecamatan Purbolinggo, Selasa (1/3/2022) lalu.
Kapolres Lampung Timur, AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kapolsek Purbolinggo Iptu Emi Suhaimi mengatakan sebanyak 10.000 liter minyak goreng curah dari distributor di distribusikan ke 11 toko pengecer di Kecamatan Purbolinggo.
“Jajaran Polsek Purbolinggo dan Unit Ekonomi Sat Intelkam Polres Lampung Timur memantau pendistribusian minyak goreng di 11 toko pengecer,” kata Iptu Emo Suhaimi.
Tambahan pasokan minyak goreng curah di maksudkan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat ditengah tingginya harga minyak goreng dalam kemasan. “Kami memantau agar tidak terjadi penimbunan minyak goreng dan dijual dengan harga yang telah ditentukan pemerintah,” ujar Iptu Emo Suhaimi.
Dedi dari PT Sinar Mas selaku produsen dan distributor minyak goreng curah menjelaskan, minyak goreng curah yang didistribusikan dijual ke toko pengecer Rp 13.000 perliter.
“Toko pengecer menjual seharga Rp 14.000 perliter atau Rp 15.500 perkg, selisih harga tidak boleh lebih dari Rp 1.000 per liter sesuai HET,” terang Dedi.
Diakui Dedi, minyak goreng curah merupakan pendamping minyak goreng kemasan yang harganya lebih tinggi. “Konsumen minyak goreng curah merupakan UMKM dan masyarakat yang mengeluh tingginya harga minyak goreng kemasan,” kata Dedi.
Sementara Tomi dari Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) menjelaskan pengawasan distribusi minyak goreng curah untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan tidak ada penyimpangan. (Fri)






