Perspektiflampung.com (Lampung Timur) – Komisi IV DPRD Lampung Timur akan panggil kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) sekretarian Daerah Kabupaten Lampung Timur.
Ketua Komisi IV, Supriyono menjelaskan pemanggilan Kabag Kesra berdasarkan pengaduan dan keluhan dari para pekerja di Islamic Center Sukadana. “Sebanyak 10 orang perwakilan dari 64 tenaga kerja di Islamic Center Sukadana mengadu ke DPRD Lampung Timur,” kata Supriyono.
Pengaduan tersebut terkait pengurangan honor yang diterima para pekerja. Sebelumnya para pekerja mendapatkan honor sebesar Rp. 1 juta saat ini menjadi Rp 700 ribu. Untuk yang mendapat honor Rp 700 ribu menjadi Rp 600 ribu.
“Kami baru mengentahui kalau honor pekerja di Islamic Center Sukadana dikurangi, padahal sudah dianggarkan dalan APBD,” kata Supriyono.
Selain itu, untuk biaya operasional pemeliharaan islamic center Sukadana sangat minim tidak sesuai dengan luasnya areal yang harus di pelihara. Bangunan megah Islamic Center menjadi tidak tampak akibat rumput tidak terpelihara dan tumbuh tinggi.
“Islami. center itu sangat luas, akibat kurang anggaran pemeliharaannya, gedung dan halaman islamic center terkesan kumuh,” kata Supriyono didampingi Irson Hendriansyah usai menerima perwakilan pekerja Islamic Center Sukadana, Selasa (23/8/2022).
Dikatakan Supriyono, sebelumnya pemeliharaan Islamic Center Sukadana berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dengan peralihan ke Bagian Kesra diharapkan akan lebih baik, ternyata pengelolaan islamic Center Sukadana lebih buruk.
“Harapan kami sebelumnya dengan peralihan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ke Bagian Kesra akan lebih baik, ternyata lebih buruk,” ujar Supriyono di gedung DPRD Lampung Timur.
Untuk menyelesaikan persoalan di Islamic Center Sukadana, Komisi IV akan memanggil Bagian Kesra selaku penanggung jawab dan mitra kerja Komisi IV untuk menjelaskan persoalan yang terjadi dan menyelesaikannya.
Harapannya, Bagian kesra dapat menjawab persoalan terjadi di Islamic Center. “Bagian Kesra harus bertanggung jawab terhadap semua persoalan di Islamic Center,” tegas Supriyono.
Persoalan lain di Islami Center Sukadana, kurangnya pemeliharaan dan rawatan di Islamic Center Sukadana tampak sekali pada saat akan pemberangkatan Jamaah Calon Haji Lampung Timur. Dimana Para CJH yang di berangkatkan setelah subuh, keluarga yang mengantar tiba di Islamic sebelum subuh. Namun di lokasi islamic center Sukadana gelap kurang penerangan.
Lampu penerangan jalan yang berada di komplek Islamic Center Sukadana banyak yang padam dan tidak dilakukan perbaikan. Terkesan komplek Islamic Center Sukadan tidak terpelihara dengan baik. (Fri)






