Salam Dua Jari Semarakkan Kampanye Dawam – Erawan Di Matarambaru

0
452
Kampanye Pasangan Dawam – Erawan Di Lapangan Desa Mataram Baru
perspektiflampung.com-Senam SBTB (Sekali Blangkon Tetap Blankon) kembali semarakkan kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur M.Dawam Rahardjo – Ketut Erawan (DAI), Minggu 13 Oktober 2024.
Kali ini, kampanye ke 4  pasangan yang diusung PDIP itu digelar di lapangan Merdeka Desa Mataram Baru Kecamatan Mataram Baru.
Pada kampanye tersebut, para ibu-ibu kelompok senam dari Kecamatan Matarambaru kompak mengenakan seraham merah.
Dalam orasinya, Dawam Rahardjo menyatakan, masyarakat Lampung Timur jangan sampai salah dalam memilih pemimpin pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.
“Pilihlah pemimpin yang memahami wilayah dan program kerja pembangunan untuk lima tahun ke depan,”kata Dawam.
Menurut Dawam, pemimpin daerah itu, juga harus memiliki kreteria baik, rekam jejak yang baik. Kemudian, paham akan kondisi masyarakat. “Kenapa harus memilih orang jauh, yang dekat aja ada dan sudah jelas,”lanjut Dawam.
Pernyataan Dawam itu disambut teriakan “lanjutkan 2 periode,”ujar para ibu-ibu sembari mengacungkan 2 jarinya.
Dawam Raharjo menyatakan, dirinya dapat kembali mencalonkan sebagai Bupati Lampung Timur melalui proses cukup panjang. Salah satunya,  karena faktor didzholimi. “Bapak, Ibu yang hadir di lapangan Desa Matarambaru ini tentunya memahami persoalan ini, karena saya menganggap masyarakat sudah cerdas apa yang saya ucapkan ini, “tegas Dawam.
Masih menurut Dawam, berkat hidayah Allah SWT, Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarno Putri memberikan rekomendasi kepada pasangan M.Dawam Rahardjo- Ketut Erawan. Sehingga tidak ada kotak kosong pada Pilkada Lamtim.
“Saya dan Pak Ketut berjanji jika diberikan amanah untuk melanjutkan kepemimpinan daerah akan berkomitmen membangun Lampung Timur lebih baik lagi,”kata Dawam disambut teriakan lanjutkan dari masyarakat dan ibu-ibu kelompok senam yang hadir di Lapangan Desa Matarambaru.
Dalam orasinya Dawam Rahardjo juga menjelaskan, sejak dirinya dilantik pada awal tahun 2020 lalu, program kerja pembangunan yang disusun mengalami kendala anggaran daerah maupun pusat.
Sebab, dari tahun 2020 sampai dengan 2022 anggaran terserap untuk penanganan Covid-19. Hal itu berdampak lambatnya pembangunan di Lampung Timur.
Kemudian, pada tahun 2023 dan memasuki tahun 2024 ini anggaran juga banyak terserap untuk persiapan Pemilu dan Pilkada sehingga pembangunan infrastruktur khususnya berkurang.
Dawam juga meneruskan, dirinya menjadi Bupati Lampung Timur jika dihitung efektif kerjanya kurang dari dua tahun. Itu karena faktor anggaran daerah (APBD) dan anggaran pusat ( APBN) yang banyak terserap program nasional bidang kesehatan masyarakat yakni penanganan pandemi Covid-19.
“Dampaknya kerja saya sebagai Bupati Lampung Timur menjadi penilain buruk dihadapan masyarakat, padahal banyak faktor yang harus kita hadapi bersama, “kata Dawam.
Alhamdulillah  lanjutnya, pada pertengahan tahun 2024 ini program sudah berjalan yakni pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar desa dan antar kecamatan meskipun belum semuanya terselesaikan.
“Insyaallah jika diberikan amanah masyarakat Lampung Timur terpilih kembali menjadi Bupati dan Wakil Bupati ke depan target pembangunan akan berjalan maksimal sesuai harapan rakyat,” ungkap Dawam. (rip).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here