Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Alokasikan Rp 179,6 Milyar Untuk Infrastruktur Jalan, Jaringan Dan Jembatan  

0
1169
       Perspektiflampung.com – Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD P) 2021 dalam rapat paripurna DPRD Lampung Timur, Rabu (18/8/2021).
       Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Lampung Timur, Ali Johan Arif didampingi Akmal Fatoni dan Ariyan Putra Marga Wakil Ketua DPRD Lampung Timur dan dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi.
      Dalam penyampaian RAPBD P, M Dawam Rahardjo mengatakan pendapatan Daerah mengalami perubahan menjadi Rp. 2.30 Trilyun berasal dari PAD Rp 242,6 Milyar, pendapatan Transfer  sebesar Rp 1,9 trilyun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 109,8 Milyar. “Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, Rp 109,8 Milyar merupakan pendapatan bagi Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” kata M. Dawam Rahardjo.
       Pendapatan Asli Daerah bersumber dari Pajak Daerah sebesar Rp 63,2 milyar, retribusi daerah sebesar Rp 5,2 milyar, pengelolaan kekayaan saerah yang dipisahkan Rp 2,7 milyar dan lain-lain PAD yang sah Rp. 171,4 milyar.
       Sedangkan dana transfer berasal dari transfer pemerintah pusat Rp. 1,7 Trilyun dan transfer dari pemerintah daerah Rp 172,5 milyar.
       Untuk anggaran belanja daerah dalam rancangan perubahan sebesar Rp 2,4 trilyun. Belanja daerah terdiri dari belanja operasional Rp 1,6 trilyun dipergunakan untuk belanja pegawai Rp 939,6 milyar dan belanja barang dan jasa Rp 576,8 milyar. Belanja bantuan sosial Rp 132 juta.
       Belanja daerah juga digunakan untuk belanja modal sebesar Rp 294,9 milyar, terdiri dari belanja modal peralatan mesin Rp 52,2 milyar dan belanja modal gedung dan bangunan Rp 51,7 milyar, belanja modal jalan, jaringan dan irigasi Rp 179,6 milyar dan belanja tidak terduga Rp 1 milyar.
       Selain itu ada belanja transfer sebesar Rp 464,6 milyar terdiri dari belanja bagi hasil Rp 8,8 milyar, b Lanka bantuan keuangan Rp 455,8 milyar. “Rencana pendapatan dan rencana belanja, RAPBD Perubahan tahun 2021 mengalami defisit Rp 133,9 milyar, kata M. Dawam Rahardjo.
       Untuk menutupi defisit anggaran, penerimaan pembiayaan di targetkan Rp 137,4 milyar yang bersumber dari SILPA tahun 2020. (Fri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here