Perspektiflampung.com-Keluhan petani di Kabupaten Lampung Timur terkait kelangkaan pupuk menjadi perhatian serius Ormas Gema Masyarakat Lokal
(GML) setempat.
Itu terungkap, saat sejumlah tokoh masyarakat Lamtim, berkunjung ke Kantor DPD GML Lamtim, di Desa Terbanggi Marga Kecamatan Sukadana, Rabu (24/7). “Beberapa bulan ke depan, para petani akan menghadapi musim tanam. Dan, mereka berharap, distribusi pupuk khususnya pupuk bersubsidi berjalan lancar,” kata Ketua DPD GML Lamtim, Safaruddin.
Selain itu, kata dia, selain langka, saat memasuki musim tanam, beberapa jenis pupuk seperti Phonska, harganya melejit melebihi harga eceran tertinggi (HET). “Untuk itu, warga juga berharap Ormas GML dapat menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah setempat, serta memantau harga pupuk di tingkat pengecer,” ujarnya.
Untuk itu, ujar Safaruddin, pihaknya langsung mengambil sikap dengan membentuk tim investigasi, yang dipimpin oleh Joko Triono. “Tim yang terdiri dari lima personil ini, akan segera meninjau agen-agen pupuk yang ada di Lampung Timur,” ungkap dia. (*)





