
Perspektiflampung.com-Di hari ke enam menjabat sebagai Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari menerima penghargaan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Penghargaan itu diserahkan Menteri PPPA Yohana Yembise kepada Bupati Lamtim Zaiful Bokhari di Hotel Four Points Makasar Sulawesi Selatan, Selasa (23/7) malam. Pada kesempatan itu, Lamtim meraih penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan predikat Madya. Ini merupakan, ke dua kalinya Lamtim mendapat penghargaan KLA dari Kementrian PPPA. Tahun lalu, Lamtim mendapat penghargaan KLA predikat Pratama, sedangkan tahun predikatnya naik menjadi Madya.
“Kami bersyukur kembali mendapat penghargaan KLA dari Kementrian PPPA,”ujar Zaiful Bokhari.
Zaiful menjelaskan, sejak 2016 Pemkab Lamtim bersama seluruh stake holder telah melakukan penataan dan berkomitmen untuk bisa mencegah serta menghilangkan kekerasan terhadap anak. “Alhamdulillah kejadian-kejadian yang sebelumnya banyak terjadi saat ini jauh sekali bisa ditekan. . Ini semua berkat kerja keras seluruh stake holder terkait. Ke depan kami akan berupaya lebih mensinergikan lagi kepada seluruh OPD terkait dan seluruh elemen agar meningkatkan upaya perlindungan terhadap anak,”lanjut Zaiful.
Sementara, Menteri PPPA Yohana Yembise pada acara yang bertema “Kita Anak Indonesia Kita Ceria” itu menyatakan pemerintah daerah tidak perlu takut melaksanakan komitmen berkaitan dengan urusan perempuan dan anak. Sebab, anak merupakan investasi masa depan. “Sesuai dengan komitmen PBB, anak- anak akan menjadi generasi penerus masa depan bangsa. Targetnya 2030 Indonesia sudah layak anak. Provinsi belum bisa mendapat layak anak bilamana kabupaten/kota belum memenuhi target,”terang Yohana Yembise.
Ikut mendampingi Zaiful Bokhari pada acara itu, Ketua TP PKK Putri Ernawati, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk, Farida Norma, Kepala Bagian Protokol Setdakab Lampung Timur, Anam, Kepala Bagian Humas Setdakab Lampung Timur, Mujianto, serta Sekertaris Korpri, Cahya Budi Permana.
Sementara itu hadir dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia yakni Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dan Deputi Tumbuh Kembang Anak KPPPA RI, Lenny N. Rosalin. (adv/humas)





