Lamtim Pusat Pengembangan Lumbung Pangan

0
914

PERSPEKTIFLAMPUNG-Jagung dari Kabupaten Lampung Timur siap membanjiri kota besar dan daerah perbatasan. Hal itu menyusul kebijakan pemerintah pusat melalui Kementrian Pertanian yang menjadikan wilayah Lampung Timur untuk pelaksanaan program pengembangan lumbung pangan orientasi ekspor di wilayah perbatasan dan pengembangan pangan di wilayah penyangga kota besar.
Wakil Bupati Lampung Timur Zaeful Bokhari menjelaskan, luas lahan pertanian di Lamtim mencapai 213.384 hektar yang terdiri dari 60.518 hektar lahan sawah dan 152.866 hektar lahan kering. “Dengan adanya program dari Kementrian Pertanian, kami optimis pembangunan pertanian di Lamtim khususnya tanaman jagung akan membawa kemakmuran bagi rakyat,”jelas Zaeful Bokhari saat menghadiri panen jagung di Desa Braja Harjosari Kecamatan Braja Selebah Lampung Timur, Jumat (8/12).
Hadir dalam acara tersebut Garjita Budi selaku Staf Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Andrico Noto Susanto, Inspektur Jenderal Menteri Pertanian sebagai Pembina UPSUS Wilayah Provinsi Lampung Justan Riduan Siahan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemprov Lampung Teresia Sormin dan Kadis Pertanian Lampung Timur M.Yusuf.
Sementara Garjita Budi saat menyampaikan sambutannya mengatakan, Kabupaten Lampung Timur sendiri memiliki potensi di bidang pertanian yang cukup besar. Baik potensi sumberdaya alam maupun sumberdaya manusianya. Karenanya, Kementrian Pertanian menjadikan Kabupaten Lampung Timur untuk penerapan program pengembangan lumbung pangan orientasi ekspor di wilayah perbatasan dan pengembangan pangan di wilayah penyangga kota besar. “Dengan potensi yang ada di kabupaten ini, kami optmis program tersebut dapat terlaksana sesuai harapan,”kata Garjita Budi. (fri)

Wabub Lamtim Zaeful Bokhari saat mengecek hasil panen jagung Kecamatan Brajaselebah.foto.ist

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here