PERSPEKTIFLAMPUNG-Duka mendalam menyelimuti keluarga Zaedatul Zulaihka (26) warga Dusun Sumberrejo Desa Nibung Kecamatan Gunungpelindung Lampung Timur.
Sebab, sang suami tercinta Ahmad Rizki (30) telah pergi untuk selamanya akibat tersambar petir, Minggu (11/2) pukul 18.30 WIB. Kini, Zaedatul Zulaihka harus menghidupi putra semata wayangnya yang masih berusia 8 tahun tanpa sang suami.
Marlin Kepala Desa Nibung menjelaskan, pukul 09.30 WIB, Senin (12/2) pagi tadi jenazah Ahmad Rizki telah dikebumikan di tempat pemakaman umum Dusun Sumberrejo. Menurutnya, sehari-hari korban bekerja sebagai penderes kepala untuk bahan baku membuat gula merah. Menurutnya, selama hidupnya korban merupakan sosok pekerja keras yang baik dan ramah serta penyayang keluarga. Karenanya, warga sekitar sangat kehilangan atas kepergian korban.
Marlin menuturkan, jenazah korban kali pertama ditemukan istrinya di perladangan kelapa yang berjarak 200 meter dari rumahnya. Diduga korban baru saja turun dari batang pohon kelapa usai menderes dan langsung tersambar petir. Sebab, pada Minggu (11/2) petang lalu memang ada hujan deras disertai petir di wilayah Desa Nibung. (wyn)






