PERSPEKTIFLAMPUNG-Luapan Sungai Wayareng kembali merendam pemukiman penduduk dan areal pertanian di Desa Mulyoasri Kecamatan Bumiagung Lampung Timur, Jumat (23/2). Tidak ada korban jiwa atas musibah tersebut, namun para petani di Dusun Way Areng terpaksa memanen tanaman padi sebelum waktunya (panen dini). “Daripada mati karena terendam, lebih baik kami panen meski belum waktunya,”ujar Mardi salah seorang petani.
Sementara Fahri salah seorang warga Desa Mulyoasri menyebutkan, wilayah desanya khususnya di Dusun Way Areng memang menjadi langganan banjir setiap musim penghujan. “Air yang menggenangi pemukiman dan persawahan memang tidak setinggi tahun lalu. Namun, kami tetap khawatir karena karena cuaca masih belum menentu,”kata Fahri.
Pada Senin (19/2) lalu, areal persawahan dan rumah penduduk di wilayah tersebut juga terendam banjir. Kejadian mengakibatkan 20 rumah dan puluhan hektar swah dan kolam warga terendam.(wyn)






