PERSPEKTIFLAMPUNG-Wilayah Desa Tanjungtirto Kecamatan Way Bungur Lampung Timur masih terendam banjir, Selasa (27/2). Akibatnya, 800 warga Desa Tanjungtirto harus mengunggsi. Sebab, banjir di wilayah tersebut yang terjadi sejak Senin (26/2) mengakibatkan 200 rumah warga desa tersebut terendam.
Camat Way Bungur Raden Gunawan menjelaskan, pada Senin (26/2) lalu ada 50 rumah yang terendam banjir. Namun, pada Selasa ini meningkat menjadi 200 rumah. Menurutnya, atas kejadian itu Pemkab Lamtim melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beserta Polres Lamtim dan Polsek Way Bungur telah turun ke lokasi kejadian untuk membantu mengungsikan warga ke tempat yang aman. Sebab, lanjutnya ketinggian air yang merendam rumah warga mencapai 1 sampai meter. “Bila hujan kembali turun kami khawatir dampaknya akan semakin meluas,”jelas Raden Gunawan.
Banjir yang disebabkan luapan Sungai Way Bungur juga merendam jalan lintas Timur di perbatasan Lampung Timur dan Lampung Tengah. Kejdian itu mengakibat arus lalulintas di jalan lintas Timur macet.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lamtim Tri Pranoto menjelaskan, dengan kondisi cuaca yang belum menentu saat ini dikhawatirkan wilayah Lamtim masih belum aman dari banjir. “Kami menghimbau masyarakat di seputaran daerah aliran sungai meningkatkan kewaspadaan,”harap Tri Pranoto mewakil Plt.Bupati Lamtim Zaeful Bokhari.
Untuk diketahui, Senin (26/2) lalu banjir merendam 5 kecamatan di wilayah Lamtim. Masing-masing Desa Sukadana Pasar Kecamatan Sukadana, Desa Mulyoasri Kecamatan Bumi Agung, Desa Banjarejo Kecamatan Batanghari dan Desa Karang Anyar Kecamatan Labuhanmaringgai serta Desa Tanjungtirto Kecamatan Way Bungur. Banjir di wilayah tersebut disebabkan hujan deras yang terjadi sejak Minggu (25/2) malam hingga Senin siang. (wyn)






