PERSPEKTIFLAMPUNG-Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro terus melakukan pembinaan terhadap sekolah Adiwiyata di Bumi sai Wawai. Saat ini, sedikitnya 17 sekolah sudah menyandang predikat sebagai Sekolah Adiwiyata.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Yerri Noer Kartiko menjelaskan, program Sekolah Adiwiyata yakni sebuah program yang mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungam hidup. “Dengan program ini, diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah, menuju lingkungan sekolah yang sehat, serta mengindari dampak lingkungan yang negatif,” kata Yerri Noer Kartiko, di hadapan para kepala sekolah berpredikat Sekolah Adiwiyata, Kamis (22/3).
Menurut dia, dengan program Sekolah Adiwiyata, pihaknya juga berharap seluruh sekolah turut bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan, baik itu untuk jenjang sekolah dasar hingga menengah. “Jadi, program ini bukan hanya sekedar pencitraan, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam lingkungan sekolah,” ujar dia.
Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, terdapat 17 sekolah dengan predikat Sekolah Adiwiyata, di antaranya untuk Adiwiyata tingkat nasional, meliputi SMA Negeri 1 Metro, MIN 1 Metro, SDN 3 Metro Pusat, SDN 4 Metro Utara, SDN 8 Metro Barat, SDN 1 Metro Pusat, dan SDN 2 Metro Utara.
Lalu, untuk Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Lampung, meliputi SMP Muhammadiyah 1 Metro, MIN 3 Metro, SDN 4 Metro Selatan, SD Pertiwi Teladan Metro, dan SD Kristen BPK Penabur.
Sedangkan, untuk Sekolah Adiwiyata Mandiri, di antaranya SDN 1 Metro Selatan, SDN 5 Metro Pusat, SDN 10 Metro Timur, SDN 9 Metro Barat, serta SMPN 10 Metro. (Fri)
Sekretaris Dinas LH Kota Metro, Yerri Noer Kartiko





