DPRD Lamtim Desak Insentif Guru Honor Kembali Dianggarkan

0
1359
Hearing : Komisi IV DPRD Lamtim Gelar Dengar Pendapat Dengan Dinas Pendidikan.

PERSPEKTIFLAMPUNG-Komisi IV DPRD Lampung Timur mendesak eksekutif kembali mengalokasikan anggaran untuk insentif guru honor.

Hal itu terungkap dalam dengar pendapat (hearing) antara Komisi IV dengan Dinas Pendidikan Lamtim, yang digelar di Gedung DPRD setempat, Selasa (17/4).

Melalui hearing tersebut Faisal Riza anggota Komisi IV  menyatakan, tahun 2016 lalu guru honor mendapat insentif dari Pemerintah Kabupaten Lamtim sebesar Rp100 ribu/bulan. Namun, mulai 2017 ternyata tidak ada lagi insentif. Persoalannya, wacana yang beredar hilangnya insentif bagi guru honor tersebut karena anggarannya dipangkas DPRD. “Kami tidak pernah memangkas anggaran untuk insentif guru honor. Namun, yang beredar di media ada pejabat dari Dinas Pendidikan yang menyebutkan insentif hilang karena anggarannya dipangkas dewan. Pernyataan itu harus diklarifikasi,”desak Faisal Riza melalui hearing yang dipimpin Ketua Komisi IV Nanik Hermin Astuti dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Hendri Nurhadi.

Menanggapinya, Kabid Dikdas Suprapto menyatakan, tidak teranggarkannya insentif bagi guru honor tersebut karena terjadi penataan anggaran dalam rangka efisiensi. Sehingga, diputuskan untuk mengalokasikan anggaran yang lebih prioritas.

Kesempatan yang sama Sekertaris Dinas Pendidikan Sudarsono menyatakan, sebenarnya insentif bagi guru honor pernah diusulkan, namun tak dapat terealisasi. “Kami akan mengusulkan agar dianggarkan lagi melalui perubahan APBD 2018,”ujar Sudarsono.

Mendengar penjelasan tersebut Nanik Hermin Astuti menyatakan,  dari data yang ada di Komisi IV jumlah guru honor murni saat ini mencapai 7.850 orang. “Meski nilainya hanya Rp100 ribu itu sangat berarti bagi para guru honor. Kalau memang diusulkan pasti akan kami kawal agar dapat dianggarkan,”jelas Nanik Hermin didampingi anggota Komisi IV Hendrik Kurniawan dan Miswanto. (Adv/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here