PERSPEKTIFLAMPUNG – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) Almaturidi menyangkal jika ada keterlibatan dirinya dalam meminta uang setoran terhadap rekanan dalam pengerjaan proyek pada dinas yang ia Pimpin.
Menurutnya, selama ini dirinya tidak pernah memerintahkan stafnya untuk meminta setoran uang (DP) kepada sejumlah rekanan agar bisa mengerjakan proyek pada dinas yang ia pimpin. Bahkan, dirinya ingin mengetahui siapa staf yang telah menjual namanya dalam urusan pengerjaan proyek di dinas tersebut.
” Staf saya yang mana yang berani mengatakan jika saya meminta uang setoran proyek. Yang jelas itu tidak benar,”tegasnya.
Terpisah, Anton selaku rekanan yang dimintai setoran, bersiap mempertanggung jawabkan ucapannya jika Almaturidi di duga kuat terlibat dalam setoran atau pun pengerjaan proyek pada dinas Pariwisata Lamtim.
Seperti pemberitaaan sebelumnya, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Lamtim Almaturidi di duga minta uang untuk setoran proyek terhadap salah satu rekanan.
Menurut Anton keterangan itu di sampaikan salah satu staf pada dinas Parwisata Lamtim, bahwa setiap pekerjaan (proyek) harus setor uang terlebih dahulu sebesar 20 persen dari nilai pekerjaan yang ada di dinas tersebut jika ingin mendapatkan pekerjaan atau proyek di dinas parawisata Lamtim. (*)






