PERSPEKTIFLAMPUNG-Sejumlah SMA favorit di Kota Metro mulai diserbu calon peserta didik pada hari kedua, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA digelar serentak di Provinsi Lampung.
Salah satu sekolah yang kebanjiran pendaftar pada hari kedua, di antaranya SMA Negeri 3 Metro. Beberapa orang tua siswa yang berdomisili lebih dekat dengan sekolah lain, justru mendaftar di sekolah yang terletak di Kelurahan Banjarsari Metro Utara. “Anak saya perempuan, sepertinya lebih nyaman sekolah di sini (SMAN 3, red),” kata Rony, yang tinggal di Kelurahan Hadimulyo Timur Metro Pusat.
Sementara, sejumlah orang tua calon peserta didik baru mengeluhkan sistem pendaftaran yang agak ribet. Sebab, setiap pendaftar akan melewati 3 loket dengan antrian cukup panjang. “Berbeda dengan tahun sebelumnya, pendaftaran kali ini agak ribet,” keluh salah satu orang tua calon peserta didik baru.
Kepala SMA Negeri 3 Metro, Ibnu Budi Cahyana, S.Sos., M.Pd. menjelaskan, sesuai juknis yang diterbitkan oleh Dinas Dikbud Provinsi Lampung, untuk PPDB tingkat SMA melalui jalur reguler, menggunakan sistem zonasi yang ditetapkan berdasarkan domisili calon siswa dengan bantuan Google Maps. “Pada saat mendafar, panitia akan mengunduh dan menetapkan koordinat domisili menggunakan Google Maps,” kata Ibnu Budi Cahyana.
Menurutnya, berdasarkan juknis yang ada, penerimaan dengan sistem zonasi setiap satuan pendidikan diberikan kuota 75 persen calon peserta didik yang berasal dari lingkungan sekolah. Dalam hal calon peserta didik melampaui daya tampung, akan dilakukan perangkingan berdasarkan skor jarak tempat tinggal dan nilai UNBK SMP/MTs. “Jadi, skor terakhir yakni skor jarak tempat tinggal ditambah dengan nilai UNBK,” paparnya.
Adapun, skor jarak tempat tinggal calon peserta didik, ditetapkan sebagai berikut, 0000-1.000 meter skor 400, 1.001-2.000 skor 375, 2.001-3.000 skor 350, dan hingga skor terkecil jarak tempat tinggal lebih dari 12.000 meter mendapatkan skor 100.
Berdasarkan data dari website PPDP, persaingan nilai sudah semakin ketat. Pada SMAN 1 Metro nilai tertinggi untuk IPA 777,50 sedangkan nilai terendah 541. Lalu untuk jurusan IPS nilai tertinggi 747,50 dan nilai terendah 569.
Kemudian pada SMAN 2 Metro nilai tertinggi untuk jurusan IPA 727, sedangkan nilai terendah 409. Untuk jurusan IPS, nilai tertinggi 697,30, dan nilai terendah 255,50.
Selanjutnya, pada SMAN 3 Metro nilai tertinggi untuk jurusan IPA 691, dan nilai terendah 515. Sedangkan, untuk jurusan IPS nilai tertinggi 672, dan nilai terendah 481. (*)





