PERSPEKTIFLAMPUNG-Bupati Lampung Timur Chusnunia ternyata memiliki bakat terpendam di bidang kerajinan tangan. Itu dia tunjukkan di hadapan masyarakat Desa Brajaluhur Kecamatan Brajaselebah, Minggu (14/10). Itu dilakukan Chusnunia saat membuka Festival Seribu Tungku yang bersamaan dengan perayaan hari ulang tahun Desa Brajaluhur ke 57. Sembari, tersenyum, Wakil Gubernur Lampung terpilih ini, menggerakkan ke dua tangannya untuk membuat tungku. Meski baru pertama kali mencoba membuat tungku, ternyata hasil karya Chusnunia tidak kalah dengan produk masyarakat Desa Brajaluhur. “Kreativitas masyarakat Desa Brajaluhur patut mendapat apresiasi. Pemkab akan mengusahakan agar tungku dari Desa Brajaluhur mendapat hak paten,”kata Chusnunia.
Chusnunia yang akrab disapa Nunik menambahkan, Desa Brajaluhur merupakan salah satu penghasil tungku di Kabupaten Lampung Timur. Bahkan, hasil karya warga Desa Brajaluhur terkenal berkualitas dan telah menyebar ke luar daerah. “Tungku layak menjadi salah satu Icon Lamtim selain Badak,”lanjut Chusnunia dalam acara yang juga dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahrag Merah Juansyah, Sekretaris Dinas Pariwisata Estuning Wariani, Camat Brajaselebah Cen Suatman serta Kepala Desa Brajaluhur Supratikno.
Sementarfa, Kepala Desa Brajaluhur Supratikno mengatakan, tungku asal desanya telah tersebar di seluruh Indonesia dan berhasil menyaingi tabung gas elpiji. Selain Indonesia, tungku-tungku asal Desa Brajaluhur ini juga telah berhasil menembus pasar luar negeri seperti Brunei Darussalam, Malaysia bahkan Canada. (adv)






