Polres Lamtim Tindak Tegas Perusuh Pemilu

0
831

Perspektiflampung.com-Polres Lampung Timur menggelar simulasi sistem pengamanan Pemilu 2019, Kamis (28/2).

Simulasi yang digelar di lapangan upacara Sekretariat Kabupaten Lampung Timur dipimpin Kapolres AKBP Taufan Dirgantoro. Hadir juga dalam simulasi itu, Dandim 0429 Letkol Prabowo, Sekretaris Kabupaten Lamtim Syahrudin, Ketua KPU Andri Oktavia, Ketua Bawaslu Uslih dan jajaran Forkopimda.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro menjelaskan,  untuk pengamanan Pemilu Polres Lamtim menyiagakan 671 personil ditambah  119 personil dari Polda Lampung dan Polres Kota Metro.

Dilanjutkan, simulasi itu  digelar dalam rangka mempersiapkan personil pengamanan untuk mengantisipasi menanggulangi dan mengendalikan gangguan Kamtibmas. Baik itu dalam bentuk masa ataupun bersifat kontijensi dengan metode preventif preventif dan represif terbatas.

Simulai diawali dengan apel kesiapan personil kemudian dilanjutkan dengan skenario pengamanan pelaksanakan Pemilu di tempa pemungutan suara.  Namun, ketika petugas membawa kotak suara menuju panitia pemilihan kecamatan dicegat 4 orang tak dikenal yang mengendarai 2 unit sepeda motor.  Empat orang tak dikenal itu berhasil merebut kotak suara. Setelah dilakukan pengejaran, petugas berhasil merebut kembali kotak suara dan mengamankan 4 orang tak dikenal itu.

Simulai dilanjutkan dengan pengamanan pelaksanaan rapat pleno di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamtim. Karena tidak puas dengan hasil perhitungan suara, ratusan masa mendatangi Kantor KPU dan mendesak Pemilu ulang.

Petugas pengamanan dari Polres Lamtim dibantu Brimob Polda Lampung dan Polres Kota Metro berusaha menenangkan masa yang berubah bertindak anarkis.

Namun, masa semakin beringas dengan melempari petugas. Melihat situasi itu, petugas mencoba membubarkan masa dengan semburan air dari mobil pengendali huru-hara. Tetapi, masa tidak gentar dan berusaha menerobos ke Kantor KPU Lamtim. Akhirnya, petugas mencoba menghalau masa dengan melepaskan tembakan peringatan ke atas. Tetapi masa semakin nekat dan mencoba menyerang petugas dengan senjata tajam. Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas yang terukur dengan menembak salah satu pengunjukrasa yang menyerang dengan menggunakan senjata tajam. Melihat tindakan tegas petugas, masa memilih membubarkan diri. (wyn)

 

 

 

Petugas Polres Lamtim Menghalau Aksi Masa Saat Simulasi Pengamanan Pemilu

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here