Minggu, Mei 19, 2024
Beranda PERISTIWA Cegah Korupsi, KPK Datangi Kabupaten Lamtim

Cegah Korupsi, KPK Datangi Kabupaten Lamtim

 

 

Perspektiflampung.com-Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menerima kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (25/4).

Kedatangan rombongan KPK dipimpin Kasatgas Korsupgah Wilayah 3, Dian Patria, beserta anggotanya yakni, Uding Juharudin, Friesmount Wongso  dan Rikhi Sulaeman disambut Bupati Lamtim Chusnunia dan jajaran di Aula Sekretariat Kabupaten.

Dian Patria menjelaskan, kedatangan KPK dalam rangka  program pencegahan korupsi “Kami mau bertatap muka menyampaikan program-program yang ada. Kemudian, pembenahan sistem. Yang paling penting ketika kami masuk di lapangan tidak ada lagi korupsi dan penyimpangan,”jelas Dian Patria

Dalam sambutannya Chusnunia Chalim menjelaskan, tidak niat dirinya maupun yang lain untuk menghianati bangsa dan Negara.  “Kami semua di sini meyakini saudara dan sahabat-sahabat  tidak ada niat menghianati bangsa dan negara ini dengan menghamburkan uang ataupun berpikiran buruk menggunakan uang ini sembarangan dan sebagainya. Namun, terkadang hal-hal teknis seperti anggaran APBD yang telah disetujui oleh DPRD, sudah dievaluasi oleh provinsi kemudian berjalan dan sudah dilaporkan ke BPK tidak ada temuan tapi baru di tahun kemudian baru ada temuan-temuan seperti anggaran yang tidak cocok ataupun tidak sesuai,”jelas Chusnunia didampingi Wakil Bupati Zaiful Bokhari dan jajaran.

Lebih lanjut, pemilik sapaan akrab Mbak Nunik itupun berharap kepada seluruh peserta yang hadir untuk dapat serius mendengarkan koordinasi dan supervise yang disampaikan oleh KPK.

Sementara Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menyampaikan terimakasih dan rasa bersyukurnya atas kedatangan KPK yang telah banyak menyampaikan terkait beberapa langkah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk tahun 2019.

“Tadi juga disampaikan Pak Dian bahwa saat inikan Lampung Timur sedang melakukan pelelangan pengadaan barang dan jasa karena ini ada persoalan dengan rusaknya system.  Karena itu, secepatnya kami akan memberikan laporan kepada aparat kepolisian dan juga kami meminta pengawalan oleh KPK,”jelas Zaiful.  (wyn)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Iklan

Iklan

Most Popular

Recent Comments