Jaringan Listrik Tegangan Menengah Putus Akibat Kebakaran Kios BBM

0
1242

Perspektiflampung – Percikan api akibatkan kios milik Ahmat Fadli (46) warga Desa Sambikarto Kecamatan Sekampung  Lampung Timur ludes terbakar sekitar pukul 19.30 wib, Senin (22/7/2019)

Api diduga berasal percikan arus pendek listrik, saat kejadian korban sedang menurunkan bahan bakar jenis premium. Tiba-tiba dari arah dispenser BBM mengeluarkan percikan api dan langsung menyulut premium dan dispenser BBM.

Selain membakar dispenser BBM, akibat adanya ledakan menimbulkan percikan api yang lebih besar dan menyambar barang dagangan milik korban.

Warga sekitar yang mengetahui adanya api yang terus membesar berusaha ikut memadamkan api dengan alat seadanya. Bahkan warga mengeluarkan mesin pompa air untuk memadamkan api menggunakan air yang bersumber dari saluran irigasi.

Sekitar 30 menit, 1 unit mobil pemadam kebakaran dari badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamtim tiba di lokasi kejadian dan ikut memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar 1 jam setelah kejadian.

Akibat kejadian tersebut, kios 2 plong ludes terbakar berikut barang dagangan dan alat bengkel, sembako, kulkas. Kerugian di perkirakan mencapai 200 juta. Selain itu juga mengakibatkan kabel listrik jaringan tegangan menengah dan jaringan tegangan rendah yang berada di atas kios putus.

Sisa kekabaran yang menghanguskan kios BBM dan sembako di Desa Sambikarto Kecamatan Sekampung

Kapolsek Sekampung, Iptu Slamet Riyadi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, setelah mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Bersama dengan warga berusaha memadamkan api. “Tim INAFIS Polres Lamtim masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran serta tim dari PLN langsung melakukan perbaikan jaringan,” kata Iptu Slamet Riyadi.

Ditambahkannya, kejadian tersebut mengakibatkan kerugian material dan tidak ada korban jiwa. “Pemilik kios dan keluarnganya selamat, kondisinya masih shok,” kata Iptu Slamet Riyadi. (Fri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here