Perspektiflampung – Ketua Non Goverment Organisation Jaringan Pembrantasan Korupsi (NGO-JPK) Korda Lampung Timur (Lamtim) didampingi sekretarisnya mengunjungi langsung Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamtim setelah mendapatkan laporan dari masyarakat akan buruknya pelayanan didinas tersebut, Rabu (7/8).
Ketua NGO-JPK Korda Lamtim Sidik Ali, S.Pd.I mengatakan bahwa selama ini masyarakat diduga dipersulit dalam mengurus administrasi kependudukan oleh Dinas tersebut, bahkan lebih mirisnya masyarakat harus mengeluarkan biaya ratusan ribu rupiah jika ingin selesai lebih cepat.
” Ada masyarakat lapor bahwa dirinya akan membuat Kartu Keluarga (KTP) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dipersulit oleh Disdukcapil, giliran dia melalui biro jasa berkas langsung jadi dan dimintai uang empat ratus sampai lima ratus ribu, padahal ini digratiskan karena negara dan daerah sudah menganggarkan untuk urusan ini,”sesalnya.
Kemarahan Ketua Korda NGO-JPK bertambah ketika Bertemu Kabid pelayanan dan kependudukan Indra Gandi dilorong kantor dukcapil yang ketika itu mendampingi kunjungan Ombusdman dari Provinsi Lampung di dinas Capil.
Saat itu ia langsung menegur keras Kepala Bidang Pelayanan dan Kependudukan. Sidik Ali mengatakan untuk pelayanan yang sifatnya untuk masyarakat umum, janganlah hendak main-main, karena menyangkut hajat hidup orang bantal.
Sidik Ali juga meminta jangan jadikan masyarakat objek pemerasan jika mulai hari ini pelayanan publik tidak dibenahi, dirinya akan mengirimkan surat resmi dan meminta kepada Bupati Lamtim agar segera mencopot Kepala Dinas Capil dan Kabid pelayanan dan Kependudukan jangan semua mengaku sok bersih tapi fakta dan realita dilapangan bertolak belakang. (*/wyn)






