Somasi Berbuntut Aksi Unjuk Rasa, Ormas GML Ngeluruk ke Kantor Walikota Metro

0
993
Perspektiflampung.com-Somasi atas bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tidak terserap yang dilayangkan DPD GML Kota Metro, ternyata berbuntut. Rabu (4/9) hari ini, ratusan anggota ormas yang berpusat di Lampung Selatan itu, akan berunjuk rasa ke Kantor Walikota Metro.
       Tak hanya persoalan miliaran rupiah bantuan DAK yang tidak terserap yang akan menjadi materi unjuk rasa, sejumlah persoalan lain seperti carut-marut proyek fisik di Bumi sai Wawai, dipastikan menjadi isu utama dalam unjuk rasa ormas GML.
       Ketua DPD GML Kota Metro, Slamet Riadi, mengatakan, pihaknya memastikan aksi unjuk rasa di Kantor Walikota bakal digelar. Sebagai bukti, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa ke Polres Kota Metro, melalui Satuan Intelkam. “Aksi unjuk rasa pasti kami gelar. Ormas GML memiliki motto, sekali melangkah pantang untuk mundur,” kata Slamet Riadi, saat menggelar konsolidasi menjelang aksi di Markas DPD GML Kota Metro.
       Ia menyebutkan, miliaran rupiah bantuan DAK yang tidak terserap, akan menjadi menilai materi unjuk rasa. “Juga, sejumlah persoalan urgen tentang pengelolaan anggaran dan pembangunan fisik lainnya,” ungkap dia.
       Sebelumnya, Ormas GML menilai,  jawaban Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) atas somasi dan klarifikasi penyerapan Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019, belum menjawab sejumlah point pertanyaan yang dilontarkannya. “Jawaban yang disampaikan belum menjawab semua point pertanyaan. Bahkan, terkesan saling lempar,” kata Slamet Riadi, Senin (2/9).

       Pihaknya mengaku, tidak memahami jawaban atas somasi yang disampaikan, dan terlihat masih rancu. “Kami berharap agar  Tim Anggaran Pemerintah Daerah harus menjelaskan ini secara rinci sebelum kami mnyampaikan ke Ombusman,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here