Perspektiflampung.com-Walikota Metro Achmad Pairin bersama bersama sejumlah pejabat terkait, meninjau proses pembangunan Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai (GSA-BSW) Selasa (26/11). Peninjauan itu, merupakan rangkaian tes komisioning sebelum pekerjaan diserahterimakan.

Dalam rangkaian tes komisioning GSG-BSW, Walikota Metro Achmad Pairin, didampingi Wakil Walikota Djohan, dan Wakil Ketua DPRD Ahmad Khusaeni, Asisten II Bidang Pembangunan Yeri Ehwan, Kepala Dinas PU dan Tata Ruang (PUTR) Irianto, Kepala Inspektorat Jihad Helmi, serta Kepala Bappeda Bangkit Haryo Utomo,
Kendati ada sedikit kekurangan, Achmad Pairin menyatakan, secara umum pembangunan gedung yang menelan anggaran sebesar Rp 42 miliar itu, hasilnya cukup baik. “Secara umum pembangunan GSG-BSW yang ditargetkan rampung pada 15 Desember 2019 hasilnya cukup baik,” kata Achmad Pairin.

Walikota Metro, Achmad Pairin dan Wakil Walikota Metro, Djohan yang meninjau bangunan GSG-BSW, nampak terlihat puas. Peninjauan dilakukan hampir di seluruh bagian gedung. “Masih ada sedikit kekurangan, seperti pendingin ruangan, ruang di sela eskalator, serta pintu otomatis yang harus segera dipasang,” ujar dia.

Kesempatan sama, Kadis PUTR Irianto menambahkan, pembangunan GSG-BSW dijadualkan selesai pada 15 Desember 2019. Namun, Dinas PUTR menargetkan tanggal 10 Desember pembangunan tersebut selesai. “Hingga saat ini, proses pembangunan yang sedang dikerjakan telah mencapai 95 persen. GSG Bumi Sai Wawai ini, akan menjadi salah satu ikon Kota Metro,” jelas Irianto.(*)





