PerspektifLampung

Sudut Pandang Informasi

Kabag Umum Lamtim Resmi Lapor ke Polda Lampung

Kabag Umum Lamtim Resmi Lapor ke Polda Lampung
Perspektiflampung – Tri Wahyu Handoko Kepala Bagian (Kabag) Umum Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) telah melapor ke Kepolisian Daerah (Polda) Lampung tentang pemalsuan atasnama dirinya, Selasa (23/6).
Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Selasa 23 Juni 2020 dengan nomor yakni STT/LP/B-933/VI/2020/LPG/SPKT yang ditandatangani oleh atasnama kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung Kepala Siaga Satu AKP Darsyadi MS,SH.
“Tadi yang ke cyber crime Polda lampung juga sudah saya laporkan dan tetap akan diproses, untuk STTLP kata mereka (Anggota Polda Lampung) cukup dari Reskrim umum. Di bagian cyber crime laporan terkait email palsu, lalu saya serta kan Barang Bukti (BB) tandatangan Scan asli saya, KTP dan karpeg. Untuk Reskrim umum, barang bukti 1 bendel surat yang dikirim ke BPK RI dan dikembalikan ke saya via pos karena salah nulis yang dituju, seharusnya ketua BPK RI disitu ditulis kepala. Tanda tangan di berkas itu tandatangan saya yang dipalsukan,” papar tri.
Tri Wahyu Handoko juga mengatakan, bahwa dirinya pada pukul 14.51 WIB telah datang ke SPKT Polda Lampung telah melaporkan tentang peristiwa pidana Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 263.
Sebelumnya Berita Fitnah beredar melalui media SerikatNews.com terkait adanya laporan atas nama Tri Wahyu Handoko selaku Kabag umum dan rumah tangga pemkab Lamtim yang melaporkan Bupati Lamtim Zaiful Bokhari telah melakukan tindak pidana korupsi dan kolusi terkait Dana Percepatan Penanganan COVID-19 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamtim tahun 2020.
“Saya tidak pernah melaporkan pak bupati Zaiful sebagaimana berita Fitnah yang beredar itu, dan saya tidak pernah dikonfirmasi media serikatnews.com, saya sudah difitnah dan pemalsuan atasnama diri saya dalam hal ini sudah saya bawa keranah hukum,” tegas tri.
Sementara itu, ditempat terpisah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamtim Musannif Effendi, SH MH mengatakan, pihak kepolisian akan segera mengungkap siapa dalang pemberitaan fitnah dan laporan palsu atasnama Tri Wahyu Handoko, tentunya penyebar pertama di media sosial (Medsos) baik itu Faceebook, Instagram, WhatsApp dan lainnya akan terekam di jejak digital.
“Laporan ke kepolisian ini langkah yang tepat untuk di ungkap siapa pelaku laporan palsu dan siapa pelaku yang menyebar pertama kali berita fitnah dan laporan palsu ini, semoga pihak kepolisian dalam hal ini Polda Lampung segera menangkap pelaku tersebut. Perkara ini di split ada yang laporan ke Polda Lampung Ada juga Yang laporan ke Polres Lamtim,” terang fendi.
Diketahui selain Tri Wahyu Handoko selaku Kabag Umum Pemda Lamtim, di dalam laporan palsu dan berita fitnah alias hoax itu terdapat nama Mansursyah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD), Verzanita Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), ketua Pemuda Pancasila (PP) Lamtim Hevzon dan lain-lain akan melaporkan tindak pidana pencemaran nama baik ke polres Lamtim.
“Kami akan laporan kepolres Lamtim saat ini sedang berdiskusi dengan bagian hukum. Nanti kita kabari,” tutup Mansursyah kepala BPKAD Lamtim melalui WhatsApp. (*/rls/red)
Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami,agar tidk ketinggalan berita terbaru silahkan subscribe kami

No Responses

Tinggalkan Balasan