Perspektiflampung.com – Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sudarsono meresmikan Desa Tangguh Nusantara di Desa Braja Luhur Kecamatan Braja Selebah Lampung Timur, Selasa (25/8/2020).
Brigjen Pol Sudarsono mengatakan dalam upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Polri harus mengambil peran penting. “Peresmian Desa Tangguh Nusantara (DTN) cegah Covid-19 menjadi salah satu upaya yang dilakukan polri,” kata Brigjen Pol Sudarsono saat meresmikan Desa Braja Luhur Kecamatan Beraja Selebah Lamtim sebagai DTN, Selasa (25/8/2020)
Ditambahkannya Desa Braja Luhur Kecamatan Braja Selebah Lampung Timur dapat menjadi contoh sebagai Desa Tangguh Nusantara, tangguh kesehatan, tangguh pangan, Tangguh Sosial Ekonomi dan Tangguh Kamtibmas.
Lebih lanjut, untuk mengantisipasi Covid-19, harus terus diingatkan kepada masyarakat yang berasal dari luar Lampung untuk menerapkan protokol kesehatan.
Kades Braja Luhur Supratikno menjelaskan dalam penanganan covid-19, desa Braja Luhur telah menyiapkan rumah isolasi, hingga saat ini sudah melayani 292 orang dan selesai isolasi 288 orang. “Desa Braja Luhur tercatat sebanyak 441 orang, seluruhnya terpantau, dan kesadaran masyarakat cukup baik, setiap keluarga yang datang selalu melaporkan diri,” kata Supratikno.
Sementara Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan menyampaikan hingga saat ini terpantau 5 orang di Lamtim yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Tercatat warga yang terkonfirmasi Covid di Lamtim memiliki riwayat perjalanan dari daerah pandemi,” kata AKBP Wawan Setiawan.
Sekda Lamtim Syahrudin Putra dalam sambutannya mengatakan dampak covid-19 sangat luar biasa menyentuk seluruh sektor sendi-sendi perekonomian masyarakat. Konsep desa tangguh sebagai bentuk menghadapi Covid-19 dalam tatanan kehidupan baru. “Partisipasi masyarakat perlu di motifasi, edukasi dan didampingi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” terang Syahrudin Putra saat membacakan sambutan Bupati Lamtim Zaiful Bokhari. (Fri)