Perspektiflampung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) menghimbau kepada para pasangan calon (Paslon) untuk tidak membawa contekan saat debat publik sesion 2 nanti yang rencannya dilaksanakan pada tanggal 27 November 2020 nanti
Ketua Bawaslu Lamtim Uslih didampingi Komisioner Bawaslu Leli Khoiriyah mengatakan bahwa pada debat publik yang pertama kondisinya kurang menarik untuk diikuti, mengingat semua paslon masih terlihat membaca kertas yang dibawa paslon untuk menjawab ketika ada pertanyaan.
” Kita percaya tanda ada contekan, paslon bisa bebas menyampaikan visi – misi dan gagasannya, sehingga suasana debat tidak terkesan kaku, dan penyampaian program paslon kemasyarakat bisa optimal,”jelasnya.
Lanjutnya, ia meminta kepada KPU selaku penyelenggara untuk memberikan himbauan tersebut kepada para Paslon pada debat sesi ke 2 nanti. Karena dengan begitu debat akan berjalan sebagaimana debat pada umumnya, yakni berjalan dengan natural.
” Kita patut mengapresiasi para paslon yang sudah memberanikan diri untuk mencalonkan Bupati dan Wakil Bupati Lamtim dari sekian banyak masyatakat Lamtim. Untuk itu melalui debat publik nanti, para paslon seharusnya menunjukan kemampuan, dan gagasan-gagasannya, untuk menyakini publik bahwa program ataupun visi-misinya yang terbaik untuk memberikan perubahan bagi bumie tuah bepadan,”terangnya.
Sementara itu, sampai berita ini diterbitkan, ketua KPU Lamtim belum bisa dihubungi. (wyn)