Perspektiflampung.com-Ormas Gema Masyarakat Lokal (GML) Kota Metro kembali menggulirkan Program GML Peduli, dengan memberikan bantuan paket sembako dan nasi kotak bagi warga tidak mampu di Bumi sai Wawai.
Ketua DPD GML Kota Metro, Slamet Riadi mengungkapkan, Program GML.Peduli yang dirangkai dengan kegiatan Jumat Berkah, Jumat (19/03/2021), memberikan bantuan kepada warga di sejumlah kelurahan di Kecamatan Metro Timur, di antaranya Kelurahan Yosodadi, Kelurahan Iringmulyo, dan Kelurahan Tejoagung. “Bantuan ini, sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga tidak mampu. Dan program ini, menjadi agenda rutin Ormas GML Kota Metro setiap hari Jumat,” kata Slamet Riadi.
Ia menambahkan, berdasarkan catatannya, hingga awal digulirkannya Program GML Peduli, sudah 549 keluarga kurang mampu yang menerima bantuan paket sembako. “Harapannya, bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang sebagian besar berpenghasilan pas-pasan. Ya, mereka sebagain besar berprofesi sebagai buruh,” tuturnya.
Senada, Ketua Bidang Investigasi DPD GML Kota Metro, Usman menambahkan, sehari sebelum pelaksanaan Jumat Berkah, pihaknya terlebih dahulu melakukan survey, sehingga penerima bantuan benar-benar layak menerimanya. “Kami mempunyai kriteria sendiri, seperti rumah non permanen, lanjut usia, serta janda lanjut usia. Bahkan, mereka selama ini belum tersentuh program bantuan dari pemerintah,” beber dia.
Ia menyebutkan, kali ini sebanyak 9 paket bantuan sembako dan 50 nasi kotak didistribusikan, dan alhamdulillah telah sampai kepada mereka yang berhak menerima. “Alhamdulillah…bantuan telah kami salurkan kepada warga yang tidak mampu,” ucapnya.
Adapun, warga penerima bantuan paket sembako Program GML Peduli, di antaranya Tugino (65), warga RT 13 RW 06 Kelurahan Yosodadi. Sri (80), warga RT 29 RW 13 Kelurahan Iringmulyo. Mansur (75), warga RT 29 RW 06 Kelurahan Tejoagung.
Kemudian, Ersan (75), warga RT 29 RW 08 Kelurahan Tejoagung, Muhidin (50), warga RT 42 RW 08 Kelurahan Iringmulyo, Nita (31), warga RT 42 RW 18 Kelurahan Iringmulyo, Suseno (40), warga RT 41 RW 17 Kelurahan Iringmulyo, Sumiyati (75), dan warga RT 41 RW 17 Kelurahan Iringmulyo. (ga)






