Rabu, April 21, 2021
Beranda LIPUTAN KHUSUS Bupati Lampung Timur Buka Musrenbang Kecamatan Sukadana

Bupati Lampung Timur Buka Musrenbang Kecamatan Sukadana




       Perspektiflampung.com – Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sukadana, di Balai Desa Sukadana, Senin (22/3/2021).
       Hadir dalam Musrenbang, Asisten 1 Syahmin Saleh, Staf Ahli M Yusuf HR, Kepala Bappeda Puji Riyanto, Kepala Dinas Kesehatan dr. Nanang Salman Saleh, Masrul Hafi dan Ariyan Putra Marga Anggota DPRD Lampung Timur daerah Pemilihan Sukadana serta Forkompincam dan Kepala Desa Se Kecamatan Sukadana.

Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo disambut pencak silat saat akan membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Sukadana. (Foto:fri)

       Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo dalam sambutannya menekankan kepala kapala desa untuk melakukan langkah-langkah optimalisasi guna peningkatan dan percepatan pelunasan PBB tahun 2021. “Tidak ada istilah PBB tahun 2021 tidak lunas,” tegas M. Dawam Rahardjo.
       Dalam kesempatan tersebut, M. Dawam Rahardjo mempertanyakan kesanggupan masing-masing Kepala Desa untuk melunasi PBB tahun 2021. “Masyarakat yang sudah bayar PBB untuk segera di setorkan, Kecamatan Sukadana harus jadi percontohan lunas PBB, kalau camat tidak bisa mengkordinasikan dengan baik akan saya ganti,” kata M. Dawam Rahardjo.
       Lebih lanjut, berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah, Realisasi penerimaan dari Sektor PBB-P2 tahun 2020 sebesar 92 persen per Desember 2020 dari target sebesar Rp 7,1 milyar. Sedangkan tahun 2021 ditargetkan sebesar Rp. 19 Milyar.

Bupati Lampung Timur, M. Dawam Rahardjo menyerahkan SPPT PBB tahun 2021 secara simbolis kepada Kepala Desa Pasar Sukadana. (Foto:fri)

       Ditambahkannya, aspirasi masyarakat melalui usulan-usulan pembangunan yang telah di sampaikan pada Musrenbang tahun sebelumnya tidak sepenuhnya dapat dilaksanakan akibat wabah pendemi Covid-19 yang mempengaruhi kondisi fiskal dan perekonomian daerah. “Banyak program unggulan yang harus ditunda karena harus memprioritaskan upaya pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi dan penanganan jaring pengaman sosial masyarakat,” kata M. Dawam Rahardjo.
       M. Dawam Rahardjo mengharapkan Tahun 2022, prioritas pembangunan desa dapat fokus pada peningkatan sektor pertanian dan perikanan, infrastruktur, pelayanan publik, dan peningkatan sumber daya manusia dalam rangka pemulihan ekonomi dan kesehatan. “Kami mohon dengan segenap hati agar pelaksanaan pembangunan daerah dalam perwujudan visi dan misi dapat didukung dan diakselerasikan dengan baik,” ujar M. Dawam Rahardjo. (Fri)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments