Selasa, Oktober 26, 2021
Beranda UMUM Kejar Target PBB, Dispenda Optimalkan Penagihan

Kejar Target PBB, Dispenda Optimalkan Penagihan

       Perspektiflampung.com, Lampung Timur – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Timur terus mengoptimalkan pencapaian pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
       Pendapatan PBB Lampung Timur hingga 7 Oktober 2021 mencapai Rp 11 Milyar lebih atau 80,21 persen dari target sebesar Rp 14 milyar lebih.
       Dari 24 Kecamatan se Lampung Timur, tercatat sebanyak 6 kecamatan yang pencapaiannya sudah 100 persen, 2 Kecamatan pencapaian PBB masih dibawah 50 persen selebihnya diatas 50 persen.
       Plt Kepala Bapenda Lampung Timur, Ahmad Faozi melalui Kabid Dana Perimbangan dan Pelaporan, Endah Renaningtiasih menjelaskan, untuk mencapai target yang telah ditetapkan, Dispenda Lampung Timur akan terus melakukan penagihan.
       Penagihan akan terus dilakukan ke kolektor melalui kepada desa dan Camat. “Tim penagihan akan terus turun ke Kecamatan dan Desa untuk menagih kekurangan pembayaran PBB, ” kata Endah Renaningtiasih ditemui diruang kerjanya, Kamis (7/10/2021).
       Dikatakan Endah, dari 24 Kecamatan, terdapat 6 Kecamatan yang sudah mencapai 100 persen yakni kecamatan Gunung Pelindung, Melinting, Metrokibang, Waybungur, Purbolinggo dan Mataram Baru.
       Beberapa kecamatan yang belum mencapai 100 persen hanya terdapat beberapa desa yang belum capai 100 persen sedangkan desa lainnya sudah 100 persen. “Kecamatan yang pencapaian lebih dari 80 persen, sebagain desa sudah memenuhi target hanya tinggal 1 atau 2 desa yang belum capai 100 persen,” kata Endah Renaningtiasih.
       Diakui Endah, kendala belum tercapainya PBB di beberapa kecamatan karena dipengaruhi faktor pemilih lahan tidak berdomisili di desa tau kecamatan. Faktor lain akibat pendemo Covid-19. “Bagi wajib pajak yang tidak membayar PBB hingga batas waktu akan dikenakan denda,” kata Endah Renaningtiasih. (Fri)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments