Senin, September 26, 2022
Beranda PERISTIWA Tanggul Irigasi Sekampung System Di Kecamatan Sekampung Jebol

Tanggul Irigasi Sekampung System Di Kecamatan Sekampung Jebol

       Perspektiflampung.com, Lampung Timur – Tanggul Irigasi Sekampung Sistem yang mengaliri lahan pertanian di Desa Giriklopomulyo dan Desa Sidodadi Sekampung Lampung Timur, jebol, Jumat (4/2/2022).
       Akibatnya tanaman padi milik warga yang memasuki masa pembuahan mengalami kerusakan diperkirakan gagal panen.
       Sukman, Petugas Penjaga Pintu Air (P3A) Di as PU Pengairan Korwil Kecamatan Sekampung menjelaskan, jebolnya tanggul irigasi berada diantara KBH 13 dan 14. “Kami mendapat informasi tanggul jebol, Kamis (3/2/2022) sore,” ujar Sukman di temui di lokasi tangul jembol.
       Tanggul yang jebol memiliki diameter yang cukup besar, sehingga debut air yang masuk ke persawahan melalui lobang tanggul yang jebol cukup deras. Ditambah dengan arus air dari saluran irigasi induk cukup besar.
       Dikatakan Sukman, kerusakan pada tanggul irigasi sudah dilaporkan dan akan segera dilakukan perbaikan sementara. “”Kami sudah diperintahkan untuk menutup tanggul yang jebol menggunakan tanah dan karung,” kata Sukman.
       Ditambahkan Sukman, saat ini kami sedang berupaya melakukan penutupan lubang tanggul yang jebol menggunakan tanah dan karung. “Perbaikan ini bersifat sementara, karena untuk perbaikan permanen harus menunggu akibat debit air masih besar,”” kata Sukman.
       Sementara Camat Sekampung, Suparman yang juga melihat langsung tanggul yang jebol mengatakan, jebolnya tanggul harus segera di atasi, mengingat debit air yang cukup besar akan berdampak pada kerusakan lahan persawahan lainnya.
       Meski sedang diupayakan untuk menutup lubang akibat tanggul yang rusak, melihat kondisi debit air yang masih cukup besar akan mengalami kesulitan. “Ini harus segera dilakukan perbaikan, tahun ini kecamatan sekampung mendapatkan jatah 2 kali tanam,” kata Suparman.
       Ditambahkannya, setelah panen padi pada musim tanam pertama akan dilanjutkan dengan tanam kedua. Jika kerusakan tanggul irigasi tidak segera selesai, pada waktu tanam dikhawatirkan akan terjadi kekurangan air akibat debit air banyak yang hilang. (Fri)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Iklan

Iklan

Most Popular

Recent Comments