Minggu, Juni 26, 2022
Beranda POLITIK Komisi III DPRD Lampung Timur Tinjau Jalan Rusak Yang Baru Di Perbaiki

Komisi III DPRD Lampung Timur Tinjau Jalan Rusak Yang Baru Di Perbaiki

       Perspektiflampung.com (Lampung Timur) – Komisi III DPRD Lampung Timur meminta rekanan untuk segera memperbaiki jalan rusak yang baru dibangun tahun 2021 lalu saat meninjau jalan di Desa Giriklopomulyo Kecamatan Sekampung, Rabu (22/6/2022)
       Ketua Komisi III Andri di dampingi anggota, Taufik Gani, Fahrudin, Wiwik Yuliana, Mugiadi, dan Miswanto juga menemui pengelola PT Sumber Jaya Agratama Kencana (SJAK) perusahan Minyak kelapa yang berada di Desa Giriklopomulyo.
       Ketua Komisi III, Andri menjelaskan kunjungan kerja untuk melakukan monitoring hasil pembangunan jalan Desa Giriklopomulyo menuju Desa Sidodadi yang dibangun menggunakan dana APBD 2021 lalu.
        “Kami melihat jalan yang baru di bangun sudah rusak, kerusakan mencapai lebih dari 50 persen, diduga akibat kelebihan tonase kendaraan yang keluar masuk pabrik,” kata Andri.
       Setelah dilakukan peninjauan langsung, komisi III juga melakukan pertemuan dengan pengelola pabrik minyak kelapa dan CPO dark PT Sumber Jaya Agratama Kencana (SJAK). “Jalan cepat rusak diduga akibat kendaraan pengangkut yang keluar masuk pabrik,” kata Andri
       Ditambahkan, Andri, jalan yang rusak masih masih dalam masa pemeliharaan. “Sebelum serah terima, jalan tersebut harus di perbaiki, Dinas PU jangan main terima saja sebelum di perbaiki,” terang Andri.
       Lebih lanjut, dalam pertemuan dengan pengelola PT SJAK, Komisi III juga meminta kepada perusahaan untuk ikut memelihara jalan yang menjadi akses utama masyarakat. “Perusahaan harus ikut memelihara jalan, karena jalan yang dibangun tidak sesuai dengan kapasitas tonase kendaraan yang keluar masuk pabrik,” kata Andri.
       Hal senada juga di ungkapkan Taufik Gani dari Fraksi Partai Demokrat. Menurutnya pemerintah membangun dan memperbaiki jalan untuk kelancaran transportasi masyarakat. “Kalau jalan baru di bangun sudah rusak akibat kelebihan tonase, perusahaan harus bertanggung jawab memperbaiki,” kata Taufik Gani.
       Taufik Gani mengatakan kerusakan jalan yang diakibatkan kelebihan tonase kendaraan yang keluar masuk pabrik sangat merugikan masyarakat. “Perbaikan jalan seharusnya dapat di nikmati oleh masyarakat, bagaimana dapat dinikmati baru dibangun sudah rusak akibat setiap hari dilintasi kendaraan yang melebihi kapasitas,” kata Taufik Gani. (Fri)



Iklan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Iklan

Iklan

Most Popular

Recent Comments