Perspektiflampung.com (Lampung Timur) – Jamaah Khilafatul Muslimin Lampung Timur mengucapkan ikrar atau janji setia kepada Pancasila Negara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di aula Utama Pemkab Lampung Timur, Senin (4/7/2022).
Sebanyak 20 orang jamaah Khilafatul Muslimin Lampung Timur mengucapkan ikrar setia kepada Pancasila dan NKRI di saksikan Bupati Lampung Timur, M Dawam Rahardjo dan Forkopimda Lampung Timur.
Usai menyaksikan ikrar pada Pancasila NKRI, Bupati Lampung Timur, M Dawam Rahardjo mengatakan keberadaaan masyarakat yang majemuk merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus diakui diterima dan dijaga serta diikat oleh suatu identitas bersama
Konspirasi kebangsaan dan keanekaragaman yang berkaitan dengan dasar negara yaitu Pancasila dan konstitusi UUD 1945 dengan bentuk NKRI sebagai semboyan wawasan kebangsaan.
Konsep kebangsaan tersebut mencerminkan karakter bangsa yang di wujudkan dengan tujuan untuk mempersatukan seluruh kemajemukan yang ada dalam wilayah negara kita
Pancasila dirumuskan para pendiri bangsa di wariskan ke generasi selanjutnya secara simultan sebagai penunjuk atau pengarah bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan tujuan bangsa dan negara
Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara serta pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila harus ditegakkan dan diamankan dalam sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga ikrar terhadap Pancasila dan NKRI di perlukan untuk menekan nilai integritas etos kerja dan gotong royong serta bersih dari unsur-unsur yang mengancam ideologi bangsa.
Kegiatan ini dilatar belakangi oleh beberapa kondisi, diantaranya fenomena kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia yang mengalami suatu pergeseran atau perubahan yang signifikan di semua sendi kehidupan adanya paham radikalisme serta hilangnya nilai-nilai religius dan budaya bangsa yang di tandai dengan keinginan yang serba instan tidak sabar, pragmatis, materialistis, individualis sampai pada tingkat krisis kemanusiaan.
Pengaruh radikalisme telah mengakibatkan terjadinya berbagai konflik yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta berkembangnya sikap profesionalisme sempit, kesukuan, kedaerahan dan diskriminasi berlayar belakang suku, agama Ras dan Antar Golongan.
“Dengan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada Jamaah Khilafatul Muslimin khususnya masyarkat Lamtim pada umumnya serta menguatkan rasa nasionalisme dan rasa kebangsaan,” kata M. Dawam Rahardjo
Lebih lanjut, Jamaah Khilafatul Muslimin dapat memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila serta dapat dapat menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati satu sama lain dengan mengembangkan sikap toleransi dan pembauran antar seluruh elemen.
Andi Wiyono salah seorang Jamaah Khilafatul Muslimin mengatakan, kehadiran dalam ikrar Setiap pada Pancasila dan NKRI menunjukkan selama ini tidak pernah bertentangan dengan Pancasila dan menentang NKRI. (Fri)






