Senin, September 26, 2022
Beranda HUKUM & KRIMINAL Anggota DPRD Lampung Timur Diamankan, Ini Penyebabnya

Anggota DPRD Lampung Timur Diamankan, Ini Penyebabnya

       Perspektiflampung.com (Lampung Timur) – Polres Lampung Timur melakukan penahanan terhadap anggota DPRD Lampung Timur WY warga Kecamatan Batanghari, Jumat (12/8/2022).
       Selain WY, turut diamankan juga TI dan Su warga Kecamatan Batanghari atas dugaan tindak pidana korupsi. Ketiga tersangka diduga melakukan pungutan bantuan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) tahun 2022 dengan pagu anggaran Rp. 195 juta per kegiatan pembangunan irigasi tersier yang bersumber dari APBN 2022.
       Kapolres Lampung Timur AKBP Zaki A. Nasution didampingi Wakapolres Kompol Sugandi Satya Nugraha, Kasat Reskrim Iptu Johannes EPS, Kasi Humas AKP Holili saat konferensi pers di halaman Mapolres Lampung Timur, Jumat (12/8/2022) menjelaskan, Polres Lampung Timur sejak Mei 2022 lalu telah melakukan penyelidikan. Setelah cukup bukti dan meminta keterangan saksi-saksi, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dan  langsung dilakukan penahanan.
       Dikatakan Kapolres, ketiga tersangka memiliki peran masing-masing dalam melakukan pungutan kepada pelaksana kegiatan di 10 desa. Masing-masing Desa Telogorejo, Bumi Emas, Balaikencono, Sumber Agung, Sumberrejo, Rejo agung, Balerejo, Bumiharjo Kecamatan Batanghari dan Desa Sukoharjo dan Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung.
       Modusnya, para tersangka melakukan pungutan uang bantuan program P3-TGAI secara paksa kepada para penerima program masing-masing sebesar Rp 15 juta sampai Rp 20 juta per desa, sebanyak 10 desa, 8 desa di Kecamatan Batanghari dan 2 desa di Kecamatan Sekampung. Dari hasil pungutan uang secara paksa tersebut para tersangka berhasil mendapatkan uang sejumlah Rp 169 juta.
       “Dari 10 desa, 8 dari Kecamatan Batanghari dan 2 Kecamatan Sekampung, pungutan sebesar Rp 10 juta hingga Rp 15 juta, total yang dipungut sebesar Rp 169 juta,” terang AKBP Zaky A. Nasution.
        Ditambahkannya dari tangan para tersangka berhasil diamankan barang bukti uang sebesar Rp. 157,050 juta, 1 unit Laptop, 12 unit ponsel dan dokumen.
       Atas perbuatannya, ketiga tersangka diancam pasal 12 huruf E atau 12 huruf B Undang-undang  Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 15 Undang – undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
       “Ancaman hukuman paling singkat 4 tahun paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 milyar,” kata AKBP Zaky A. Nasution
        Lebih lanjut, saat ini Sat Reskrim Polres Lampung Timur masih terus mengembangkan, kemungkinan masih akan ada tersangka lain. “Sedang dikembangkan kemungkinan akan ada tersangka lain,” kata AKBP Zaky A. Nasution. (Fri)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Iklan

Iklan

Most Popular

Recent Comments