Senin, September 26, 2022
Beranda POLITIK Ali Johan Arif: DPRD Tunda Pembahasan Perubahan

Ali Johan Arif: DPRD Tunda Pembahasan Perubahan

       Perspektiflampung.com (Lampung Timur) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menunda pelaksanaan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan Anggaran tahun 2022.
       Ketua DPRD Lampung Timur Ali Johan Arif didampingi sekretaris DPRD, M. Noer Alsyarif ditemui diruang kerjanya, Jumat (26/8/2022) menjelaskan pasca penyampaian KUA PPAS beberapa waktu lalu, DPRD Lampung Timur bersama TAPD melakukan pembahasan. Dalam pertemuan tersebut, Badan Anggaran menunda pembahasan dengan berbagai pertimbangan.
       Dikatakan Ali Johan Arif, perubahan anggaran untuk menata anggaran. Sementara saat ini, anggaran tahun 2022 belum ada yang di laksanakan. “Progres pelaksanaan APBD 2022 yang sangat di harapkan masyarakat sampai saat ini belum berjalan,” kata Ali Johan Arif.
       APBD 2022 yang sudah di syahkan, dapat dilaksanakan terlebih dahulu. Jika dalam pelaksanaan anggaran terdapat hal-hal yang mengakibatkan tidak dapat dilaksanakan baru dilakukan penataan dalam perubahan. “Setelah dilaksanakan baru di evaluasi, kemudian dilakukan penataan dalam perubahan,” kata Ali Johan Arif.
       Kondisi yang terjadi saat ini di Lampung Timur, belum ada yang dilaksanakan tetapi sudah tergesa-gesa untuk dilakukan penataan. “DPRD Lampung Timur meminta progres pelaksanaan APBD 2022, karena program yang sudah dianggarkan tersebut di tunggu masyarakat,” kata Ali Johan Arif.
       Diakui Ali Johan Arif, bila program pembangunan di Lampung Timur tahun 2022 tidak terlaksana dengan baik, tentu akan membebani pada tahun berikutnya. Diaman pada tahun 2023 dan 2024, akan ada agenda nasional Pemilu dan Pilkada serentak. “Anggaran tentu akan banyak terserap pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada,” kata Ali Johan Arif.
       Ketua DPRD Lampung Timur juga mengaku sangat menyayangkan dalam pengelolaan anggaran dimana hak kepala desa dan perangkat desa sebagaimana telah dianggarkan untuk Penghasilan Tetap (Siltap) belum dibayarkan hampir 2 triwulan. (Fri)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Iklan

Iklan

Iklan

Most Popular

Recent Comments