
perspektiflampung.com-Badan Pangan Nasional menggelar gerakan pangan murah di Lapangan Desa Purwosari Kecamatan Batanghari Nuban Lampung Timur, Kamis 12 Desember 2024.
Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Lampung Timur Jupriyanto menjelaskan, kegiatan tersebut terlaksana berkat kerjasama Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung serta Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Lampung Timur.
Selain itu melibatkan beberapa stakeholder. Antara lain, Perum Bulog, Asosiaso Pinsar Petelur Nasional (PPN) Lampung, vendor, forul kelompok tani dan KWT serta mitra terkait.
“Kegiatan ini bertujuan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi menghadapi natal 2024 dan tahun baru 2025,”jelas Jupriyanto mewakili Kadis Tanaman Pangan
Hortikultura dan Perkebunan Lampung Timur Tri Wibowo.
Lebih lanjut dijelaskan, gerakan pangan murah ini didukung penuh Badan Pangan Nasional melalui dana dekonsentrasi Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung. Itu dalam ranhka menjaga pengendalian inflasi serta stabilitas pasokan dan harga di Kecamatan Batanghari Nuban.
Ditambahkah, komoditas pangan yang disiapkan dalam gerakan pangan murah antara lain, 2 ton beras, 300 liter minyak goreng, 100 kg gula putih, 200 kg telur, 60 kg cabe,120 kg bawang, 100 kg tepung dan sayuran dari berbagai jenis serta komoditas pangan.
“Bahan pangan tersebut dijual di bawah harga pasar,”imbuh Jupriyanto.
Dari pemantauan, gerakan pangan murah tersebut mendapat antusias warga Desa Purwosari dan sekitarnya. Sejak pagi hari mereka telah memadati lapangan Desa Purwosari.
Sejumlah komoditas langsung habis terjual dalam waktu kurang dari 1 jam sejak gerakan pangan murah itu dibuka. Seperti, minyak goreng, telur, gula putih dan beras. (rip).






