perspektiflampung.com-Guna mendukung ketahanan pangan nasional. Polres Lampung Timur melaksanakan kegiatan penanaman jagung secara serentak di lahan milik PT.
Santosa Agrindo Lestari, Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Selasa 21 Januari 2025.
Kegiatan ini sekaligus memanfaatkan lahan kurang produktif di wilayah tersebut.
Kapolres Lampung Timur, AKBP Benny Prasetya, menjelaskan kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program ketahanan pangan yang mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada poin ke dua.
“Polri mendukung pemantapan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru,” ujar Benny.
Kapolres melanjutkan, Polri telah menjalankan sejumlah langkah konkret. Antara lain, program Pekarangan Pangan Bergizi yang melibatkan para Bhabinkamtibmas
sebagai motor penggerak edukasi masyarakat.
“Polres Lampung Timur memanfaatkan lahan-lahan kurang produktif untuk ditanami berbagai tanaman pangan, termasuk jagung, ubi, dan padi, bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat,”lanjut Kapolres.
Lebih lanjut dijelaskan, Polri juga menyiapkan program pengawasan distribusi untuk mendukung swasembada pangan yang meliputi alsinta, pupuk, bibit, dan pendistribusian hasil pangan yang dihasilkan.
Selain itu, Polri menyiapkan program rekrutmen bintara kompetensi khusus di bidang pertanian, perikanan, peternakan, gizi, dan kesehatan masyarakat.
Pendaftaran untjk program telah dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 17 November 2024.
Tujuan utamanya, antara lain untuk menghasilkan bintara Polri yang berkompeten di bidang tersebut. Sehingga, peran Polri dalam mendukung program pemerintah segera terwujud.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Lampung Timur, Tri Wibowo memberikan apresiasi terhadap program ini.
“Kami mendukung penuh inisiatif Polres Lampung Timur ini,” kata Tri Wibowo.
Sebab, kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan ketahanan pangan. “Sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan keberhasilan program ini,” kata Tri Wibowo.
Tri Wibowo berharap, penanaman jagung serentak ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih memanfaatkan lahan tidur atau kurang produktif, serta mendorong ketahanan pangan di tingkat lokal.
“Kami berharap program ini dapat berjalan lancar dan swasembada pangan di Lampung Timur dapat tercapai,”imbuh Tri Wibowo. (rip)






