Ini Arahan Bupati Lamtim Saat Peresmian Sekolah Rakyat

0
276
Bupati Lamtim Bersma Siswa Sekolah Rakyat
perspektiflampung.com- Sekolah rakyat (SR) bukan hanya ruang belajar, tetapi juga instrumen nyata untuk memutus rantai kemiskinan.
Hal itu disampaikan Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah saat peresmian dimulainya kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
Kegiatan MPLS diikuti para siswa Sekolah Rakyat yang berlokasi di Sangar Kegiatan Belajar Desa Taman Asri Kecamatan Purbolinggo, Rabu 1 Oktober 2025.
Sebanyak 75 anak dari keluarga pra sejahtera kini mendapat kesempatan emas menempuh pendidikan formal jenjang SD dan SMP melalui program Sekolah Rakyat.
“Para siswa sekolah rakyat benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu, dan sudah diverifikasi faktual oleh rekan-rekan PKH,” ujar Bupati Ela dalam acara yang juga dihadiri Forkopimda Lampung Timur, Kadis Sosial Provinsi Lampung,  Para Asisten, Para Kepala OPD, Direktur RSUD Sukadana dan para camat.
Ela melanjutkan, tenaga pengajar di sekolah rakyat bukan hasil titipan, melainkan diseleksi secara ketat melalui mekanisme Kementerian Sosial.
“Program sekolah rakyat yang digagas Presiden Prabowo memiliki filosofi besar, yakni memanusiakan manusia,”lanjut Ela.
Lebih lanjut Ela menjelaskan, Lampung Timur masih memiliki angka kemiskinan tinggi. Namun, sudah turun 1,04 persen. “Semua pihak harus mengawal implementasi program ini di lapangan,” tegasnya.
Ela juga menjelaskan, metode pembelajaran di sekolah rakyat berbeda dengan sekolah umum.
Menurutnya,  sekolah rakyat mengedepankan talenta, kecerdasan, atau postur tubuh. Metodenya berpihak pada anak-anak yang orang tuanya kurang mampu. “Sekolah rakyat adalah investasi untuk pengembangan SDM kita,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Lampung Timur, Agus Subagiyo, memaparkan dasar hukum pelaksanaan program sekolah rakyat. Antara lain Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, serta surat dari Direktur Jaminan Sosial Kemensos RI Nomor 1661/3.4/DL.03/9/2025 tertanggal 19 September 2025 mengenai persiapan MPLS.
“Tujuan utama sekolah rakyat adalah meningkatkan akses pendidikan formal bagi anak-anak keluarga pra sejahtera. Sekolah ini juga menjadi wadah pembelajaran terintegrasi antara pendidikan dasar, keterampilan hidup, dan pembentukan karakter,” jelas Agus. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here