Simak, Ini Pesan Bupati Lamtim Saat Sosialisasi Sadar Hukum

0
138

perspektiflampung.com-Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar Sosialisasi Sadar Hukum, Rabu 1 Oktober 2025.

Sosialisasi yang bertema “Budaya Anti Korupsi, Pelayanan Bersih, Birokrasi Hebat” yang  digelar di Aula Sekertariat Kabupaten itu dihadiri  Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, Sekretaris Kabupaten Rustam Effendi, para asisten, staf ahli, kepala OPD dan para kabag.  Hadir juga Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur Pofrizal sebagai nara sumber utama.

Dalam arahannya, Ela menegaskan, di era disrupsi saat ini birokrasi dituntut untuk bekerja semakin profesional, adaptif, dan berintegritas. Menurutnya, pelayanan publik hanya bisa berjalan baik jika aparatur menjunjung tinggi aturan hukum dan menjauhkan diri dari praktik korupsi.

“Kehadiran Kejaksaan dalam forum ini bukan sekadar penegak hukum, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah. Bersama-sama kita membangun kesadaran hukum, menanamkan budaya anti korupsi, serta mengawal pembangunan agar tepat sasaran dan bersih dari penyimpangan,” tegas Bupati.

Dilanjutkan, korupsi adalah extraordinary crime atau kejahatanluar biasa yang merusak banyak sendi kehidupan. Bahkan praktik korupsi sekecil apapun di tingkat daerah dapat berdampak besar pada pembangunan, kualitas pelayanan, dan kepercayaan publik.
“Mari jaga integritas bersama. Birokrasi yang bersih akan
melahirkan birokrasi yang hebat,”kata Ela.

Sementara itu, Kabag Hukum Setdakab Lampung Timur, Meidia Ulfah menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Pemkab Lamtim di bidang hukum. Itu sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati. Tujuannya, menumbuhkan budaya hukum sekaligus integritas
aparatur dalam memberikan pelayanan publik.

“Setiap kebijakan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok. Aparatur wajib mencegah praktik nepotisme, intervensi, maupun proyek yang tidak bermanfaat nyata bagi rakyat,” jelas Meidia.

Meidia juga  berharap sosialisasi ini mampu memperluas pemahaman aparatur mengenai pentingnya kesadaran hukum serta menanamkan nilai-nilai anti korupsi sebagai budaya kerja.

Pada akhirnya, Pemkab Lampung Timur menargetkan terwujudnya birokrasi yang bersih, modern, transparan, dan akuntabel, demi memberikan pelayanan publik yang prima bagi seluruh masyarakat. (adv)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here