Perspektiflampung.com – Berebut ganti rugi hasil tanam tumbuh lahan, dua kelompok warga di Kecamatan Jabung Lampung Timur bertikai, Senin (17/5/2021).
Akibat pertikaian tersebut, 1 orang meninggal dan 3 orang mengalami luka-luka.
Dari keterangan sejumlah saksi, peristiwa itu berawal dari lahan seluas 17 hektar di Desa Marga Batin Kecamatan Jabung. Hasil dari tanam tumbuh di atas lahan yang ditanami sawit, sengon dan tanaman lainnya itu menjadi perebutan dua kelompok warga.
Permasalahan yang berlarut itu memicu konflik antara kelompok SK dan AB dengan kelompok NJ dan AF, pukul 10. 30 wib.
Puncaknya, kelompok NJ dan AF mendatangi kelompok SK dan AB yang sedang menunggu lokasi lahan. Akibatnya terjadilah bentrok yang mengakibatkan NJ tewas. Sementara, AB, AF dan SK mengalami luka.
Atas kejadian itu, petugas Polres Lamtim langsung mengevakuasi korban tewas ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana. Sementara korban luka dibawa ke Rumah Sakit AKA Medika Bandar Sribawono.
Hingga Senin petang, petugas Inafis Polres Lamtim masih melakukan olah tempat kejadian peristiwa.
Selain itu, petugas Polres Lamtim yang dipimpin Kabag Ops Kompol Syouzar Nanda Mega bersama Kasat Sabhara AKP Joni Maputra serta Kapolsek Jabung Iptu Dian Andika dan personil masih bersiaga di Polsek Jabung untuk menjaga situasi Keamanan yang kondusif.
Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Faria Arista menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara perselisihan itu dipicu perebutan hasil tanam tumbuh di Desa Negara Batin Kecamatan Jabung antar dua kelompok warga dari satu desa. Mengenai status lahan pada tanam tumbuh yang dipermasalahkan masih dalam penyelidikan,”jelas AKP Faria Arista di Mapolsek Jabung.
Dilanjutkan, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka atas kejadian itu karena masih dalam penyelidikan. Selain itu, korban yang luka-luka atas kejadian itu saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan, korban yang tewas telah divisum dan diserahkan kepada pihak keluarga. “Saat ini situasi sudah kondusif, namun kami tetap siaga untuk menjaga situasi yang kondusif,”terang AKP Faria Arista. (Fri)






